BLITAR – Pemerintah Kota Blitar bersama Ketua dan pengurus Takmir Masjid Ar Rahman membahas penataan parkir kendaraan pengunjung masjid yang semakin diminati wisatawan tersebut, Rabu (4/1/2023).
Wali Kota Blitar Santoso menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan Masjid Ar Rahman yang semakin bagus setelah direnovasi. Sebab dengan begitu, wisatawan akan semakin tertarik untuk berkunjung ke Kota Blitar.
Sehingga Pemkot Blitar ikut memikirkan penataan parkir, baik untuk kendaraan bus atau roda dua yang hendak ke Masjid Ar Rahman.
Santoso mengatakan, bersama OPD terkait telah mengambil beberapa langkah jangka panjang, menengah hingga jangka pendek.
Untuk jangka panjang, Pemerintah Kota Blitar akan menggunakan lahan bengkok yang berada di utara SMPN 07 sebagai lahan parkir Stadion Supriyadi dan pengunjung Ar Rahman.
Sedangkan jangka pendek, untuk kendaraan bus dan Roda 4 bisa parkir di depan Water Park Sumber Udel, Depan SMPN 7, hingga di Pasar Ikan Hias Kota Blitar.
“Salah satu alternatifnya, tadi kita sepakati parkirnya sebagian di Sumber Udel,” kata Santoso.

Terkait penataan di Bumi Bung Karno ini, Santoso kemarin juga minta pedagang Pasar Loak Pasar Templek bisa segera menempati kios baru di area Pasar Terpadu Ndimoro.
Hal itu dia sampaikan saat melakukan sidak pembangunan kios di area Pasar Terpadu Dimoro yang diperuntukkan bagi eks pedagang Jalan Masrip, Rabu (4/1/2023).
Usai meninjau, Santoso minta Disperindagin dan OPD terkait segera melakukan penghitungan kekurangan anggaran yang diperlukan untuk menyelesaikan pembangunan kios.
Mulai dari paving, pengecatan, rolling door, keramik dan lainnya. “Saya berharap anggaran tahun 2023 nanti sudah bisa dianggarkan, dan akhir tahun anggaran sudah bisa difungsikan,” ujar kader PDI Perjuangan ini. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










