Minggu
01 November 2026 | 8 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Didatangi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, DPRD Siap Fasilitasi Pelatihan dan Modal Usaha

pdip-jatim-230104-kanjuruhan

MALANG – Sekitar 28 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan asal wilayah Kota Malang mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (3/1/2023). Mereka menyampaikan aspirasi terkait penanganan Tragedi Kanjuruhan yang dianggap cenderung stagnan.

Puluhan keluarga tersebut sambat anak dan cucunya masih mengalami trauma akibat ditinggal orang tuanya yang menjadi korban meninggal tragedi kelam 1 Oktober 2022 lalu.

“Tadi kita mendengar semua apa yang jadi keluhan keluarga korban. Intinya adalah menuntut keadilan. Kita hanya bisa menyampaikan kalau masalah keadilan ya menunggu persidangan. Keadilan akan muncul di proses pengadilan,” terang Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Hal yang menjadi skala prioritas, sebutnya, yaitu mengatasi trauma bagi para korban dan keluarga korban yang ditinggalkan. Apalagi, keluarga korban juga minta pelaksanaan trauma healing dilakukan di rumah.

Selain itu, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2 miliar untuk korban Tragedi Kanjuruhan dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Anggaran ini baru terserap sekitar Rp. 600 juta, sehingga diharapkan anggaran ini diharapkan bisa dimaksimalkan untuk membantu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Anggaran kita untuk Tragedi Kanjuruhan sebenarnya masih ada yang kita taruh di BKAD lewat BTT. Kemarin kita anggarkan Rp 2 miliar, saya akan minta laporannya awal tahun ini, baru terserap berapa. Karena kemarin laporan terakhir baru terserap Rp600 juta,” ucap Made.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu berharap agar anggaran tersebut bisa dimaksimalkan untuk memberikan bantuan modal usaha untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Mereka juga akan memberikan pelatihan UMKM selain bantuan modal usaha.

“Jadi masih ada anggaran disitu, nanti akan kita berikan yang butuh pekerjaan lewat Diskopindag lewat pelatihan UMKM. Kemudian yang khusus untuk Tragedi Kanjuruhan bisa lewat bantuan modal yang nanti anggarannya bukan dari Diskopindag, tapi dari BTT untuk modalnya, tapi pelatihan lewat Diskopindag,” jelasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...