Minggu
28 Juni 2026 | 6 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Minta Pendampingan Petani Lebih Optimal

pdip-jatim-221222-novita-1

TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini minta pendampingan terhadap petani organik lebih dioptimalkan. Pasalnya pertanian dengan menggunakan pupuk organik, hasil panennya terbukti memuaskan.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri kegiatan pembagian pupuk organik cair (POC) di Sekretariat Gapoktan Sedono Makmur, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Rabu (21/12/2022).

Penggunaan pupuk organik di Trenggalek, sebutnya, mulai dimasifkan sejak 2015. Apalagi saat ini petani dihadapkan pada permasalahan kelangkaan pupuk dan pupuk serta pestisida harganya mahal.

Atas upaya ini, sejumlah penghargaan diraih Trenggalek, baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jatim.

Menurut Novita, penggunaan pupuk dan pestisida organik seperti yang dilakukan Gapoktan Sedono Makmur, jauh lebih murah dibandingkan pupuk di pasaran. Karena petani diajak membuat pupuk dan pestisida sendiri dengan memanfaatkan sampah organik yang ada di sekitar.

“Alhamdulillah untuk Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi khusus dari pemerintah pusat terkait tentang menggalakkan pupuk organik, yang tidak hanya pada momen-momen tertentu. Saat ini Indonesia terancam krisis pangan karena dampak perang Rusia-Ukraina, tetapi ini (penggunaan pupuk organik) seolah menjadi harapan kita,” ujar Novita.

“Sekarang tinggal bagaimana kita bisa mendampingi mulai dari manajement pupuk organik yang lebih profesional ke depan. Sampai dengan bagaimana pendampingan petani -petani ini bisa menjadi lebih optimal mulai dari hulu sampai hilirnya. Mulai dari standar gabah yang harus dihasilkan sampai dengan kepastian pembelian di setiap hasil pertaniannya petani,” sambungnya.

Menurutnya, hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pemerintah punya otoritas penuh untuk bisa memastikan kepastian pangan petani yang ada di Kabupaten Trenggalek. Sehingga dengan begitu bisa menjamin kedaulatan pangan di Trenggalek.

Ke depan, dia percaya Trenggalek bisa ekspor beras ke kabupaten-kabupaten tetangga atau beberapa kabupaten kota yang lain. Dengan demikian, imbuh Novita, Trenggalek bisa terhindar dari ancaman krisis pangan.

“Ke depan saya juga berharapkan perempuan-perempuan tidak malu mengakui dirinya adalah petani,” pungkas istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tersebut. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...
KABAR CABANG

Dari Papan Catur, PDIP Kota Madiun Menyalakan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC dalam rangka Bulan Bung Karno. ...