Minggu
19 Juli 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tiga Instansi yang Komitmen Majukan Sektor Pendidikan hingga Persampahan di Banyuwangi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-01122022

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menandatangani nota kesepahaman dengan tiga instansi di wilayah setempat sebagai upaya kolaborasi memajukan pengembangan di sejumlah sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan pengelolaan persampahan.

“Ini adalah bagian ikhtiar untuk mendorong kemajuan Banyuwangi. Kami sadar, bekerja sendiri tentu sangat berat maka menjalin kolaborasi dengan banyak pihak menjadi pilihan tepat,” ujar Bupati Ipuk usai penandatanganan di Banyuwangi, Selasa (20/12/2022).

Tiga instansi yang menyepakati kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tersebut, yakni Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surabaya, PT Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Indonesia Solid Waste Association (InSWA).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, Banyuwangi saat ini gencar menggeber berbagai upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), di antaranya, melalui peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kami juga terus bekerja keras dalam pemulihan ekonomi. Kerja sama dengan BSI ini diharapkan bisa meningkatkan sektor perekonomian Banyuwangi, utamanya di sektor ekonomi syariah,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Kerja sama dengan InSWA terkait tentang program pengelolaan sampah, melalui program Clean Ocean through Clean Communities (COCC). Program ini didanai Pemerintah Norwegia yang pelaksanaannya dilakukan oleh InSWA.

Sekjen InSWA, M.S Oktamalandi, menjelaskan, dalam program ini nantinya menyusun konsep tata ruang (masterplan) persampahan Kabupaten Banyuwangi untuk 20 tahun ke depan. Menurutnya, masterplan persampahan tersebut sudah dalam proses pematangan dan ditargetkan selesai Februari 2023. Konsep tata ruang persampahan ini diharapkan bisa menguatkan pengelolaan sampah di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Dalam menyusun masterplan ini, kami libatkan seluruh pemangku kepentingan mulai pemerintah hingga masyarakat. Karena pengelolaan persampahan bukan hanya urusan pemerintah, namun harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh stakeholder,” ujar Okta.

Sedangkan kerja sama Pemkab Banyuwangi bersama Poltekkes Surabaya, mengenai program pengembangan sumber daya manusia di daerah.

“Selain melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, ke depan kami juga siap mengembangkan program studi yang dibutuhkan Banyuwangi. Kami juga sangat terbuka untuk kerja sama program beasiswa,” ujar Direktur Poltekkes Surabaya, Luthfi Rusyadi.

Sementara kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan PT BSI meliputi pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...