Minggu
01 November 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tiga Instansi yang Komitmen Majukan Sektor Pendidikan hingga Persampahan di Banyuwangi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-01122022

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menandatangani nota kesepahaman dengan tiga instansi di wilayah setempat sebagai upaya kolaborasi memajukan pengembangan di sejumlah sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan pengelolaan persampahan.

“Ini adalah bagian ikhtiar untuk mendorong kemajuan Banyuwangi. Kami sadar, bekerja sendiri tentu sangat berat maka menjalin kolaborasi dengan banyak pihak menjadi pilihan tepat,” ujar Bupati Ipuk usai penandatanganan di Banyuwangi, Selasa (20/12/2022).

Tiga instansi yang menyepakati kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tersebut, yakni Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surabaya, PT Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Indonesia Solid Waste Association (InSWA).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, Banyuwangi saat ini gencar menggeber berbagai upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), di antaranya, melalui peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kami juga terus bekerja keras dalam pemulihan ekonomi. Kerja sama dengan BSI ini diharapkan bisa meningkatkan sektor perekonomian Banyuwangi, utamanya di sektor ekonomi syariah,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Kerja sama dengan InSWA terkait tentang program pengelolaan sampah, melalui program Clean Ocean through Clean Communities (COCC). Program ini didanai Pemerintah Norwegia yang pelaksanaannya dilakukan oleh InSWA.

Sekjen InSWA, M.S Oktamalandi, menjelaskan, dalam program ini nantinya menyusun konsep tata ruang (masterplan) persampahan Kabupaten Banyuwangi untuk 20 tahun ke depan. Menurutnya, masterplan persampahan tersebut sudah dalam proses pematangan dan ditargetkan selesai Februari 2023. Konsep tata ruang persampahan ini diharapkan bisa menguatkan pengelolaan sampah di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Dalam menyusun masterplan ini, kami libatkan seluruh pemangku kepentingan mulai pemerintah hingga masyarakat. Karena pengelolaan persampahan bukan hanya urusan pemerintah, namun harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh stakeholder,” ujar Okta.

Sedangkan kerja sama Pemkab Banyuwangi bersama Poltekkes Surabaya, mengenai program pengembangan sumber daya manusia di daerah.

“Selain melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, ke depan kami juga siap mengembangkan program studi yang dibutuhkan Banyuwangi. Kami juga sangat terbuka untuk kerja sama program beasiswa,” ujar Direktur Poltekkes Surabaya, Luthfi Rusyadi.

Sementara kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan PT BSI meliputi pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...