Senin
03 Agustus 2026 | 9 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tenggilis Dampingi Warga Mengikuti Sosialisasi Beasiswa PIP

PDIP-Jatim-Anas-Karno-19122022

SURABAYA – Komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat melalui kerja kerakyatan terus digalakkan kader PDI Perjuangan Kota Surabaya. Seperti yang dilakukan kader PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis yang memberikan pendampingan warga di bidang pendidikan.

Sebanyak 80 warga Kelurahan Tenggilis Mejoyo berkumpul di Balai RW 06 untuk mengikuti sosialisasi sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) atas usulan kader PDI Perjuangan, Jumat (16/12/2022).

“Ini merupakan wujud kerja kerakyatan kader PDI Perjuangan di bidang pendidikan kepada siswa tidak mampu, supaya mereka tak putus sekolah. PIP tersebut merupakan bagian dari kuota Mbak Puti Guntur Sukarno, anggota Komisi 10 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,” ujar Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Anas Karno.

Lebih lanjut, Anas mengatakan, PIP ini bisa menjadi pelengkap dari berbagai bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Legislator yang menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut menambahkan, PDI Perjuangan Surabaya sudah berkomitmen membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

“Kader-kader PDI Perjuangan terus bergerak di tengah masyarakat. Menengok tetangga kiri dan kanan, untuk mengetahui kondisi warga. Mereka wajib membantu, kalau menemukan keluarga tidak mampu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Devi Sekretaris, yang turut hadir di acara sosialisasi menambahkan, para penerima PIP sudah melalui prosedur. Di antaranya proses verifikasi kelayakan dari Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan.

“Mereka ini merupakan keluarga tidak mampu yang diusulkan data Dapodiknya oleh kader PDI Perjuangan saat turun ke masyarakat. Kemudian menjadi bagian dari kuota Dapilnya Mbak Puti, untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo, setelah diverifikasi oleh Kemendikbud,” terangnya.

Lebih lanjut, Devi mengatakan, para siswa dari keluarga tidak mampu tersebut, akan mendapat dana bantuan pendidikan setahun sekali.

“Untuk siswa SD mendapat bantuan Rp 450 ribu, siswa SMP sebesar Rp 750 ribu, sedangkan siswa SMA sebesar Rp 1 juta. Untuk pencairan bantuan akan diinformasikan waktunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Astuti warga Tenggilis Lama, yang menjadi salah satu warga penerima PIP menyambut gembira bantuan pendidikan tersebut.

“Saya senang mendapat bantuan. Ini nantinya akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anak. Saya berharap bantuan pendidikan ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Astuti. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...
LEGISLATIF

Anton Kusumo Minta Penilaian Desil Bansos Berdasarkan Kondisi Ekonomi Riil Keluarga

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Anton Kusumo, meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme ...
SEMENTARA ITU...

Fatatoh Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Budaya Politik Berbasis Integritas

Anggota DPRD Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya mengajak Pemuda Muhammadiyah membangun budaya politik yang ...
LEGISLATIF

Andy Firasadi Minta Langkah Luar Biasa Putus Peredaran Narkoba di Jawa Timur

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Andy Firasadi, mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum ...