Minggu
01 November 2026 | 8 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Sidoarjo Gelar Dikpol, Libatkan 3500-an Pengurus dari 18 Kecamatan dan 349 Desa

pdip-jatim-dpc-sidoarjo-11122022-dikpol-2

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Sidoarjo melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Cabang menggelar pendidikan politik (dikpol) secara besar-besaran. Acara dilaksanakan secara gerilya saban hari dari tanggal 9 sampai 27 Desember 2022 melibatkan seluruh pengurus dari tingkatan kecamatan dan desa/kelurahan se-kabupaten.

Dikpol dimulai pertama kali dari Kecamatan Waru, tepatnya di rumah Hj Yayuk, Perum Tambak Rejo, Jl Nilam No 1 Desa Tambakrejo, pada Jum’at (9/12/2022) malam. Acara diikuti seluruh pengurus PAC Waru dan Pengurus Ranting (PR) se-Kecamatan Waru.

Kemudian pada Sabtu (10/12/2022), dikpol digelar di Gedung Sekretarian PAC Taman, Jl Nyi Cempo Barat No 02A RT 11 RW 05, Desa Kedungturi. Acara diikuti pengurus PAC serta PR se-Kecamatan Taman.

Ketua DPC Sidoarjo, Sumi Harsono dalam sambutannya pada acara dikpol di Taman menegaskan, dikpol sebagai sarana untuk terus memperkuat kesadaran pengurus atau kader sebagai bagian dari partai, dalam hal ini PDI Perjuangan.

“Jangan lupakan tugas kita, kewajiban kita, fungsi kita sebagai kader partai,” ujar Sumi Harsono.

Sumi menambahkan, pentingnya pendidikan politik yang diberikan hingga ke tingkat Pengurus Ranting bertujuan untuk memperkuat peran kader agar mampu berkontribusi maksimal kepada masyarakat. “Itu sangat penting dan lebih kita tekankan,” katanya.

Dikpol melibatkan sekitar 3.500 (tiga ribu lima ratus) peserta dari 18 PAC serta seluruh Pengurus Ranting dari 349 desa atau kelurahan se-kabupaten.

“Karena sebelumnya hanya melibatkan ketua, sekretaris, dan bendahara Pengurus Ranting. Alhamdulillah, tahun ini kita bisa melibatkan seluruh pengurus,” ucap Sumi Harsono.

Berita terkait:DPC Sidoarjo Rakor Persiapan Pendidikan Politik di 18 Kecamatan

Sementara itu, Kepala Badiklatcab Sidoarjo, Tri Endroyono yang juga sebagai pemateri acara dikpol mengatakan pentingnya wawasan kebangsaan yang harus dipahami. Pengurus tidak boleh melupakan begitu saja sejarah para pejuang yang telah memperjuangkan NKRI.

“Kita harus ingat dan tunduk dengan 4 pilar kita, yakni Pancasila, Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Tri Endroyono berharap, para kader terus menjalin soliditas dan bergotong-royong dalam menapaki tahapan Pemilu 2024 yang sedang berjalan.

“Hakikatnya, agar sesama kader mempunyai kolerasi yang bagus, dan dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat,” tutup Tri Endroyono. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...