Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun Gunung di Madiun, BSPN Jatim Gembleng Pelatih Saksi Daerah

pdip-jatim-221127-ppsd-madiun-kab-1

MADIUN – Sedikitnya 80 orang pelatih saksi PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Madiun mengikuti Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Sabtu (26/11/2022).

PPSD di Madiun Raya ini menghadirkan tiga orang pemateri dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur. Yakni Hakim Firmansyah, Yudha Pratama dan Ruqyat Rahmawan.

Yudha Pratama mengatakan, PPSD ini dilaksanakan selama dua hari mulai Sabtu (26/11/2022).

Peserta pelatihan adalah sekurang-kurangnya empat orang dari PAC dan unsur personel BSPN Cabang yang belum mengikuti PPSD.

Baca juga: Siap Cetak Saksi Andal pada Pemilu 2024, BSPN Blitar Raya Gelar PPSD

Nantinya, PPSD ini diharapkan bisa satu tarikan nafas, bukan hanya outputnya menjadi pelatih saksi saja tetapi juga jadi koordinator di tingkat kecamatan dan saksi PPK.

“Hal itulah yang mendasari kenapa pesertanya juga dari PAC,” jelas Yudha Pratama, kepada pewarta media ini.

Dia menambahkan, sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, saksi adalah ujung tombak partai.

Karena menurutnya, percuma ketika menghimpun suara, tapi di TPS tidak yang mengamankan suara itu sendiri.

“Jadi, para pelatih saksi ini nanti diharapkan mampu melatih saksi di tingkat TPS menjadi saksi yang militan sesuai dengan AD-ART dan peraturan partai,” ungkapnya.

Pelatihan yang diberikan ada tiga materi. Pertama, tentang pengorganisiran saksi dan Guraklih dan ke-BSPN-an. Materi kedua adalah tentang pengawalan daftar pemilih mulai dari PDPB, DP4 sampai terbit DPT.

Sedangkan materi ketiga adalah simulasi pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS. “Kenapa ada simulasi? Ini agar para pelatih tahu kondisi sebenarnya di TPS seperti apa,” terang Yudha.

Dia berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para pelatih saksi daerah yang sudah dilatih mampu menyalurkan ilmunya dengan melatih saksi-saksi di kecamatannya sendiri.

Selain itu, juga diharapkan bisa menjadi saksi di tingkat TPS, PPK dan menjadi koordinator tingkat kecamatan.

Yudha mengingatkan, bahwa bulan depan tahapan pemilu sudah memasuki proses DP4 yang turun ke kabupaten/kota. Lalu, bulan Januari 2023 sudah pembentukan Pantarlih dan proses Coklit.

“Mulai proses DP4 itu nanti saksi sudah mulai bekerja. Jadi, saksi itu bukan hanya duduk, melihat, tanda tangan, C1 dibawa ke DPC bayaran, tidak hanya itu. Tetapi harus ikut kawal dan amankan suara itu,” paparnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...