Minggu
30 Agustus 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Fauzi Bagikan Pupuk dan Bibit Gratis

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-27112022

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), memberikan bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis bagi petani. Hal tersebut sebagai upaya memantapkan dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah setempat.

“Kami memprogramkan bantuan pupuk dan bibit gratis sebagai bentuk kepedulian kepada para petani. Tentunya, dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Sabtu (26/11/2022).

Bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis itu, sumber dananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep 2022. Penyalurannya direncanakan mulai akhir November ini kepada petani di sejumlah kecamatan.

Bupati Fauzi berharap, bantuan pupuk gratis tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, dengan adanya bantuan tersebut dapat mengurangi biaya produksi petani, sehingga mampu menambah penghasilannya di musim panen. 

“Yang jelas, pemerintah daerah memberikan bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis ini, salah satunya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, karena sebelumnya juga membantu pupuk gratis kepada petani,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengungkapkan, pihaknya membagikan pupuk dan bibit pertanian gratis kepada petani di lima kecamatan, baik daratan maupun kepulauan.

“Penyaluran pupuk dan bibit pertanian gratis tahap pertama, yakni kepada petani di Kecamatan Arjasa, Batang-batang, Pragaan, Lenteng dan Kecamatan Sapeken,” tuturnya. 

Bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis yang dialokasikan di APBD 2022 jumlah totalnya sebanyak 47 ton kepada sejumlah kelompok tani sudah terdatabase di Simluhtan. Karena itu, para petani yang menerima bantuan pupuk gratis hendaknya memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Pada sisi lain, Arif juga berharap, petani dapat mengantisipasi keterbatasan alokasi pupuk bersubsidi, dengan membuat pupuk organik cair dan non cair atau dengan penggunaan biosaka.

“Penggunaan pupuk organik harus digalakkan untuk keberlanjutan pertanian, khususnya ketahanan pangan. Pupuk oragnik dapat menjaga kesuburan tanah, termasuk manfaat lainnya, guna mempertahankan kualitas tanaman dan menurunkan biaya produksi,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...