Rabu
22 Juli 2026 | 1 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tepat Hari Pahlawan, Bupati Karna Tegaskan Kabupaten Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-10112022

SITUBONDO – Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Kamis (10/11/2022), Bupati Situbondo, Karna Suswandi, memutuskan untuk mengganti status Kabupaten Situbondo yang selama ini identik dengan sebutan Kota Santri dipertegas menjadi Kota Santri Pancasila.

Perubahan status tersebut disampaikan Bupati Karna dalam sambutannya saat melepas peserta Napak Tilas KHR. As’ad Syamsul Arifin (Kiai As’ad) menyambut 1 Abad NU sekaligus peringatan Hari Pahlawan di Kantor PCNU Situbondo.

Menurut Bupati Karna, pergantian status identitas dari sebutan Kota Santri menjadi Kota Santri Pancasila merupakan upaya mempertegas bahwa Kabupaten Situbondo adalah tempatnya santri yang berpegang teguh pada ideologi Pancasila; santri yang menjunjung tinggi semangat nasionalisme dan cinta tanah air, sebagaimana yang ditunjukan pahlawan nasional asal Situbondo, KHR. As’ad Syamsul Arifin.

“Kita ingin mempertegas bahwa Situbondo yang mayoritas santri merupakan santri yang menjunjung tinggi Pancasila, santri nasionalis. Maka sejak hari ini, saya memutuskan identitas status Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila,” ujar Bupati Karna dalam sambutannya di depan peserta napak tilas.

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut mengungkapkan, penyematan identitas Kota Santri Pancasila pada Kabupaten Situbondo bukan tanpa alasan. Bila dilihat dari sejarahnya, Kabupaten Situbondo melahirkan banyak santri yang berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia dan mempertahankan Pancasila. Salah satunya KHR. As’ad Syamsul Arifin, yang telah diangugerahi gelar pahlawan nasional.

Sebab itu, guna menghormati para santri yang telah berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan, politisi PDI Perjuangan itu menjadikan Kabuputen Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila dengan harapan, kaum santri di Situbondo bisa meneruskan jejak langkah perjuangan santri terdahulu menjadi penegak agama dan penjaga nilai Pancasila.

“Identitas Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila ini juga menjadi sebuah doa dan harapan agar di kota yang kita cintai ini akan terus lahir santri-santri yang selain menjadi tonggak penegak agama juga sebagai garda dalam menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...