Kamis
01 Oktober 2026 | 10 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Gagas Majelis Santri Surabaya

pdip-jatim-221023-ec-hari-santri-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri gebyar malam tasyakuran Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di depan Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Jalan Bubutan No 2, Alun – Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Jumat (21/10/2022).

Tasyakuran itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Kementerian Agama, Ketua PCNU dan segenap jajaran Forkopimda, Kepala PD, Camat serta Lurah.

Malam tasyakuran Peringatan HSN 2022 yang mengusung tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan ini, juga diikuti para kyai, nyai, ulama, organisasi keagamaan Islam, ratusan santriwan dan santriwati dari pondok pesantren se-Kota Surabaya.

Di malam tasyakuran Peringatan HSN 2022, Eri Cahyadi bersama para tamu undangan yang hadir, tampak khusyuk menggemakan shalawat. Setelah shalawat bersama, ia menyampaikan pesan kepada seluruh santri dan santriwati untuk senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan antar umat beragama.

Baca juga: Hari Santri, Ketua DPRD Dukung Pemkot Surabaya Perkuat Program Pengembangan Pesantren

Selain itu, dia juga mengajak para santriwan dan santriwati untuk bersinergi bersama dalam membangun kota dengan membentuk Majelis Santri Surabaya.

“Bayangkan, kalau para santri itu bersatu di dalam Majelis Santri Surabaya, maka tidak ada lagi bayi stunting, warga miskin, pengangguran di kota ini,” ujar Eri.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu mengatakan, ketika Majelis Santri Surabaya sudah terbentuk, maka tidak akan ada lagi perbedaan dan mempererat antar organisasi agama Islam.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, tak ingin ada kesenjangan sosial antar umat beragama hanya karena berbeda organisasi maupun pandangan politik.

“Karena saya tidak ingin membangun Surabaya hanya mengandalkan pemerintahannya saja. Seperti apa yang diajarkan oleh Presiden Sukarno dan Mbah Hasyim Asy’ari, dalam membangun kota itu tidak bisa kalau hanya pemerintah saja, tapi juga bersama seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Dia berharap, para santri dan santriwati serta seluruh lapisan masyarakat yang hadir dalam malam tasyakuran dapat meneladani apa yang telah diajarkan para pahlawan bangsa Indonesia. Yaitu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan tanpa memandang perbedaan suku, ras dan agama.

“Saya yakin, para santriwan dan santriwati ada di garda terdepan dalam memberikan masukan kepada pemerintah untuk memerdekakan masyarakat dari kemiskinan, stunting, pengangguran dan sebagainya. Semoga dengan Majelis Santri Surabaya, kota ini akan semakin adem dan makmur,” pungkasnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soroti Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Darul Dorong Pembangunan Pos Bakamla di Masalembu

SUMENEP – Pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perbatasan perairan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, ...
LEGISLATIF

Tingkatkan Ekonomi Kepulauan, Hosnan PDIP Minta Pemkab Sumenep Maksimalkan Jalan Sapudi dan Raas

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, memberikan atensi terhadap pembangunan infrastruktur ...
KRONIK

Pedagang Pasar Tanjung Demo, DPRD Jember Fasilitasi Pertemuan Jumat

JEMBER – Ratusan pedagang Pasar Tanjung berunjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Rabu ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Disiplin ASN dan PPPK Harus Berlaku Sama, Jangan Tebang Pilih

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menekankan standar kedisiplinan harus berlaku sama ...
KRONIK

Wabup Antok Takziah di Rumah Duka Korban Kapal Virgo, Sampaikan Belasungkawa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bertakziah ke rumah duka Doddy Soemarno, warga Desa Klitik, Kecamatan ...
KRONIK

Buka Akses Udara, Bupati Fauzi Siapkan Pembangunan Air Strip di Pulau Masalembu

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pembangunan air strip di Pulau Masalembu untuk membuka ...