Jumat
18 September 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Batu Targetkan Perda Desa Disahkan Sebelum Lebaran

pdip jatim - ilustrasi raperda

pdip jatim - ilustrasi raperdaBATU – Panitia Khusus DPRD Kota Batu menargetkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Desa selesai sebelum Lebaran. “Kami targetkan sebelum Lebaran Raperda tentang Desa sudah disahkan,” kata Ketua Pansus Raperda Desa, Wito Argo, kemarin.

Raperda Desa yang kini sedang dibahas mencapai 311 pasal. Menurut Wito, ada sejumlah pasal terkait pelaporan pertanggungjawaban keuangan harus dikonsultasikan ke pemerintah pusat pekan ini.

Di dalam Raperda tentang Desa, jelas dia, bahasan utama sebenarnya ada pada kewenangan kepala desa yang selama ini berpedoman pada APB-Des yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) dari APBD Kota Batu. Sementara Dana Desa bersumber dari APBN.

Dijelaskan Wito, Dana Desa sebesar 90 persen digunakan untuk pembangunan dan 10 persen untuk biaya operasional pemerintahan. Sedangkan ADD, 60 persen untuk pembangunan dan 40 persen untuk operasional pemerintahan.

“Akibat adanya perbedaan komposisi penggunaan dana anggaran itu dirasa menyulitkan kades. Karena bila keliru penggunaan yang tidak sesuai dengan aturan akan berkonsekuensi hukum,” ujar anggota Komisi B DPRD Kota Batu tersebut.

Pansus DPRD cukup memahami adanya penolakan terhadap Dana Desa dari para kepala desa di Kota Batu. Apalagi Wali Kota Batu ikut mewacanakan penolakan karena ada kekhawatiran akan banyak kades masuk penjara.

“Kami kurang setuju dengan istilah penolakan Dana Desa tapi penundaan pencairan hingga aturannya jelas tahun depan,” tandas Wito.

Untuk 19 Desa di Kota Batu, tambah politisi PDI Perjuangan itu, alokasi Dana Desa dari APBN mencapai Rp 6,4 miliar. Dana Desa tersebut akan batal dicairkan manakala Perda Desa di Kabupaten/Kota bila belum ada.

“Kami berpikir positif saja atas penolakan Dana Desa oleh para kades di Kota Batu. Dan pansus akan terus bekerja untuk secepatnya menyelesaikan pembahasan Raperda Desa,” ucap Wito Argo. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...