Sabtu
06 Juni 2026 | 9 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Laju Inflasi, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Operasi Pasar Ditambah

pdip-jatim-220907-made-bbm-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyebutkan, dampak dari kenaikan bahan bakar binyak (BBM) bakal menjalar ke sejumlah harga-harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembako.

Oleh sebab itu, pihaknya telah mengusulkan tambahan anggaran operasi pasar yang semula dianggarkan Rp 2 miliar menjadi Rp 5 miliar.

“Awal KUA-PPAS kami sodorkan Rp 2 miliar, itu sebelum ada kenaikan. Tapi sekarang akan kami tambahkan usulan bersama Banggar minimal Rp 5 miliar,” jelas Made, usai menemui massa aksi menolak kenaikan harga BBM, di depan gedung DPRD Kota Malang, Selasa (6/9/2022).

Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang untuk membahas strategi dan langkah terkait penyelenggaraan operasi pasar.

Menurutnya, operas pasar adalah langkah yang dapat dijalankan Pemkot Malang untuk mencegah inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM.

“Ini anggaran khusus operasi pasar, dana taktis. Sebelum ada kenaikan BBM saja kan sudah inflasi, kita sudah terasa. Akan kita cek juga ke Diskopindag untuk melihat harga sembako,” ucapnya.

“Kalau kita mempermasalahkan (kenaikan BBM, Red), itu bukan wewenang kita. Justru akibat masalah efek domino ini yang harus kita pikirkan,” tegas Made.

Melalui operasi pasar ini, pihaknya akan membanjiri bahan pokok atau sembako murah di seluruh pasar di Kota Malang. Sehingga masyarakat tidak merasakan dampak secara signifikan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

“Jika bahan pokok melejit, salah satu caranya adalah membanjiri pasar itu dengan bahan pokok lewat APBD subsidi. Konsentrasi kita ke situ,” tandasnya.

Disamping itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut menegaskan, apabila para mahasiswa memiliki skema dan rancangan terkait pelaksanaan operasi pasar secara efektif dapat menyampaikan kepada DPRD Kota Malang.

Untuk kemudian pihaknya bersama OPD terkait melakukan pembahasan dan diskusi terkait mekanisme penyelenggaraan operasi pasar murah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...