Senin
02 November 2026 | 12 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Laju Inflasi, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Operasi Pasar Ditambah

pdip-jatim-220907-made-bbm-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyebutkan, dampak dari kenaikan bahan bakar binyak (BBM) bakal menjalar ke sejumlah harga-harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembako.

Oleh sebab itu, pihaknya telah mengusulkan tambahan anggaran operasi pasar yang semula dianggarkan Rp 2 miliar menjadi Rp 5 miliar.

“Awal KUA-PPAS kami sodorkan Rp 2 miliar, itu sebelum ada kenaikan. Tapi sekarang akan kami tambahkan usulan bersama Banggar minimal Rp 5 miliar,” jelas Made, usai menemui massa aksi menolak kenaikan harga BBM, di depan gedung DPRD Kota Malang, Selasa (6/9/2022).

Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang untuk membahas strategi dan langkah terkait penyelenggaraan operasi pasar.

Menurutnya, operas pasar adalah langkah yang dapat dijalankan Pemkot Malang untuk mencegah inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM.

“Ini anggaran khusus operasi pasar, dana taktis. Sebelum ada kenaikan BBM saja kan sudah inflasi, kita sudah terasa. Akan kita cek juga ke Diskopindag untuk melihat harga sembako,” ucapnya.

“Kalau kita mempermasalahkan (kenaikan BBM, Red), itu bukan wewenang kita. Justru akibat masalah efek domino ini yang harus kita pikirkan,” tegas Made.

Melalui operasi pasar ini, pihaknya akan membanjiri bahan pokok atau sembako murah di seluruh pasar di Kota Malang. Sehingga masyarakat tidak merasakan dampak secara signifikan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

“Jika bahan pokok melejit, salah satu caranya adalah membanjiri pasar itu dengan bahan pokok lewat APBD subsidi. Konsentrasi kita ke situ,” tandasnya.

Disamping itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut menegaskan, apabila para mahasiswa memiliki skema dan rancangan terkait pelaksanaan operasi pasar secara efektif dapat menyampaikan kepada DPRD Kota Malang.

Untuk kemudian pihaknya bersama OPD terkait melakukan pembahasan dan diskusi terkait mekanisme penyelenggaraan operasi pasar murah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...