Sabtu
12 September 2026 | 8 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Laju Inflasi, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Operasi Pasar Ditambah

pdip-jatim-220907-made-bbm-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyebutkan, dampak dari kenaikan bahan bakar binyak (BBM) bakal menjalar ke sejumlah harga-harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembako.

Oleh sebab itu, pihaknya telah mengusulkan tambahan anggaran operasi pasar yang semula dianggarkan Rp 2 miliar menjadi Rp 5 miliar.

“Awal KUA-PPAS kami sodorkan Rp 2 miliar, itu sebelum ada kenaikan. Tapi sekarang akan kami tambahkan usulan bersama Banggar minimal Rp 5 miliar,” jelas Made, usai menemui massa aksi menolak kenaikan harga BBM, di depan gedung DPRD Kota Malang, Selasa (6/9/2022).

Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang untuk membahas strategi dan langkah terkait penyelenggaraan operasi pasar.

Menurutnya, operas pasar adalah langkah yang dapat dijalankan Pemkot Malang untuk mencegah inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM.

“Ini anggaran khusus operasi pasar, dana taktis. Sebelum ada kenaikan BBM saja kan sudah inflasi, kita sudah terasa. Akan kita cek juga ke Diskopindag untuk melihat harga sembako,” ucapnya.

“Kalau kita mempermasalahkan (kenaikan BBM, Red), itu bukan wewenang kita. Justru akibat masalah efek domino ini yang harus kita pikirkan,” tegas Made.

Melalui operasi pasar ini, pihaknya akan membanjiri bahan pokok atau sembako murah di seluruh pasar di Kota Malang. Sehingga masyarakat tidak merasakan dampak secara signifikan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

“Jika bahan pokok melejit, salah satu caranya adalah membanjiri pasar itu dengan bahan pokok lewat APBD subsidi. Konsentrasi kita ke situ,” tandasnya.

Disamping itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut menegaskan, apabila para mahasiswa memiliki skema dan rancangan terkait pelaksanaan operasi pasar secara efektif dapat menyampaikan kepada DPRD Kota Malang.

Untuk kemudian pihaknya bersama OPD terkait melakukan pembahasan dan diskusi terkait mekanisme penyelenggaraan operasi pasar murah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...