Jumat
18 September 2026 | 6 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PAC se-Magetan Ikuti Haul Bung Karno di Kantor DPC

pdip-jatim-211011-bung-karno-pidato-2

MAGETAN – Memasuki Ramadan hari ketiga, Sabtu (20/6/2015) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar haul ke-45 wafatnya Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Bertempat di kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Sukomoro, Magetan, acara yang dikemas dalam doa dan buka puasa bersama itu dihadiri seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Magetan, anggota fraksi, muspida, dan para tokoh masyarakat. Usai tausiyah, acara kemudian ditutup dengan buka bersama dan Salat Maghrib berjamaah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Joko Suyono mengatakan, Juni adalah Bulan Bung Karno, dan PDI Perjuangan secara khusus menggelar peringatan sebulan penuh sebagai bentuk penghormatan pada proklamator bangsa Indonesia itu. Peringatan Bulan Bung Karno kali ini bertajuk “Bung Karno Bapak Bangsa”.

“Kita kemarin 1 Juni melaksanakan kegiatan hari lahirnya Pancasila dan tanggal 6 Juni merupakan hari lahirnya Bung Karno. Sedangkan tanggal 21 Juni merupakan hari wafatnya Bung Karno,” terang Joko Suyono.

Lebih lanjut, Joko mengatakan bahwa peringatan ini bertujuan untuk terus menjaga dan menghidupkan ajaran-ajaran Bung Karno. “Pancasila adalah salah satu ajaran Bung Karno,” lanjut dia.

Secara khusus, tausiah Ramadan mengenai ajaran Bung Karno disampaikan anggota komisi II DPR RI, Sirmadji. Menurut Sirmadji, Ramadan mengajarkan tentang bagaimana kita memelihara rasa ketuhanan, keadilan, kemanusiaan, dan kemasyarakatan.

“Nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno dalam Pancasila maupun Tri Sakti tak lain adalah juga cerminan dari apa yang ada dalam ajaran Ramadan itu. Islam yang universal, sebagaimana Pancasila dasar negara kita yang juga universal,” kata Sirmadji.

Bung Karno, tambah Sirmadji, memberikan teladan tentang kecintaan pada bangsa dan negara sebagaimana juga Islam mengajarkan melalui Rasulullah Muhammad SAW. “Semangat juang Bung Karno tak kunjung padam, meskipun sempat diasingkan,” jelas mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

“Bung Karno juga mengajak negara-negara lain untuk merdeka. Termasuk mendukung Palestina merdeka. Itu merupakan salah satu jihad dalam bernegara,” tandasnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...