Kamis
16 Juli 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Sosialisasikan Perda Ripparprov ke Pokdarwis Kabupaten Blitar

pdip-jatim-220721-sosialisasi-perda-wisata

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Erma Susanti mensosialisasikan Perda No 6 tahun 2017 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata (Rippar) Provinsi Jatim dan pemberdayaan desa kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Blitar.

Dalam perda tersebut, salah satu poinnya adalah, hasil dari aktivitas wisata desa tidak boleh ditarik untuk target pendapatan asli daerah (PAD). Melainkan sebagai peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB).

“Kita ingin adanya sinergitas kebijakan mulai dari pusat hingga daerah, di mana desa wisata menjadi salah satu elemen potensi ekonomi yang ada di suatu daerah,” kata Erma, usai menggelar acara di Hotel Puri Perdana, Kota Blitar, Rabu (20/7/2022).

Menurutnya, sinergitas kebijakan itu akan dapat terjalin dengan baik apabila pelaku wisata desa mengetahui tentang kebijakan strategi dari Perda Rippar dan Pemberdayaan Desa Wisata itu sendiri.

Selain terkait dengan kebijakan, tambah Erma, pelaku desa wisata juga harus tahu dan memahami potensi maupun proyeksi wisata secara lingkup global agar bisa jadi dasar untuk mengembangkan serta menguatkan wisata yang ada di daerah.

“Sesuai dengan data yang ada, mayoritas tempat wisata di Kabupaten Blitar masih berada di status rintisan dan berkembang. Meski demikian, terdapat dua desa wisata yang masuk dalam 50 desa wisata terbaik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf),” ungkapnya.

“Dua desa wisata terbaik itu, Desa Semen di Kecamatan Gandusari dan Desa Serang Kecamatan Panggungrejo,” sambung Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Oleh karenanya dari sosialisasi ini Erma berharap raihan prestasi serupa dapat diikuti desa- desa lainnya.

Karena, jika optimasi desa wisata dapat terlaksana dengan baik maka akan berdampak pada sektor ekonomi lainnya yang mampu membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Selain itu, imbuh dia, semakin bertambahnya jumlah desa wisata yang dikerjakan bersama-sama dalam konsep pariwisata berbasis komunitas.

Seperti CBT (community based tourism) yang tentu saja banyak memberikan peluang untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan dan juga meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke desa wisata.

“Karena di situ nanti pasti akan muncul produk-produk ekonomi kreatif yang sangat beragam. Yang berarti menunjukkan lapangan kerja baru yang bisa kita ciptakan dan direalisasikan asal kita tetap menjaga momentum kebangkitan ini,” pungkas Erma. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Promosikan Produk UMKM, Komisi B DPRD Magetan Terima Kunker di Rumah Promosi

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan ...
KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...