NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menaruh perhatian pada minat literasi masyarakat. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemkab Ngawi bekerjasama dengan perusahaan publisher, menggelar bazar buku.
Bazar buku yang dipusatkan di basemen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tersebut, digelar sejak 13 Juli 2022 hingga nanti akhir bulan Juli 2022 mendatang.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, adanya bazar buku tersebut untuk mendongkrak minat baca masyarakat. Termasuk memasyarakatkan budaya literasi.
“Itu untuk menggairahkan minat baca, dan memasyarakatkan literasi, baik literasi buku konvensional ataupun digital,” kata Wabup Antok, kepada pdiperjuangan-jatim.com, Senin (18/7/2022).
Melalui bazar buku itu, Wabup Antok berharap tujuan dari kegiatan tersebut dapat tercapai. Utamanya menyangkut minat baca masyarakat Kabupaten Ngawi meningkat.
Terlebih, pada bazar buku tersebut, beragam genre buku tersedia. Sehingga, hasrat membaca buku pengunjung akan terpuaskan dengan mengunjungi bazar buku tersebut.

“Mudah-mudahan hal itu menjadikan semangat warga untuk berkunjung pada bazar buku tersebut,” ujarnya.
Adapun Wabup Antok ingin adanya sinergitas antar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Khususnya agar anak-anak pelajar di Kabupaten Ngawi, secara berkala bisa mengunjungi bazar buku tersebut.
“Sekaligus menarik minat pelajar dengan adanya perpustakaan daerah. Bahwa perpustakaan ini menyediakan berbagai macam jenis buku bacaan, dan nanti bisa menjadi tujuan masyarakat untuk mendapatkan referensi apapun,” jelasnya.
“Dengan menumbuhkan minat baca buku, pemanfaatan teknologi informasi seperti HP, bisa diarahkan ke literasi, diarahkan ke hal-hal yang lebih bermanfaat,” urai Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, soal bazar buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









