Minggu
23 Agustus 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Surabaya Berharap Anggaran untuk Panwas Pilkada Segera Cair

pdip jatim - pilkada1

pdip jatim - pilkada1SURABAYA – Komisi A DPRD Surabaya berharap anggaran yang diajukan Panwaslu segera cair karena tahapan pemilu kepala daerah (pilkada) Kota Surabaya 2015 segera dimulai. Sebab sampai Senin (25/5/2015), anggaran yang sudah disetujui pemkot untuk panwas sebesar Rp 5 miliar, belum bisa dicairkan karena terkendala persyaratan administrasi, yakni belum ada bendahara di kesekretariatan Panwaslu Kota Surabaya.

Wakil Ketua Komisi A Adi Sutarwijono mengatakan, panwas dibentuk dengan undang-undang. Karena itu, dia minta pemerintah kota tetap mensupport panwas karena sangat erat kaitannya dengan legalitas penyelenggaraan Pilkada Kota Surabaya, dan pelaksanaannya bisa berjalan lancar.

“Keberadaan bendahara sebagai salah satu syarat administrasi untuk pencairan anggaran yang diajukan panwas. Kami minta pemkot segera membantu kesekretariatan panwas,” kata Adi Sutarwijono, usai hearing membahas anggaran pilkada kemarin.

Awi, sapaan politisi PDI Perjuangan itu juga minta pemkot mengajak bicara panwas dalam menetapkan anggaran pengawasan pilkada. Sebab, selama ini penetapan besaran anggaran untuk panwas dilakukan pemkot secara sepihak.

“Panwas minta mereka diajak bicara. Jadi tidak hanya diberi perincian, atau verifikasi secara sepihak,” ujar Awi.

Dalam Pilkada Kota Surabaya 2015, panwas mengajukan anggaran dengan total Rp 9,8 miliar, dan yang sudah disetujui pemkot sebesar Rp 5 miliar. Namun dalam rapat dengar pedapat kemarin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Soemarno menyatakan, anggaran untuk panwas ditambah Rp 2,8 miliar, sehingga total yang disetujui Rp 7,8 miliar.

“Nunggu bendaharanya saja sebenarnya, kalau sudah ada ya anggarannya akan turun. Sebenarnya tinggal pencairan saja, ini kan cuma menunggu masalah administratif,” ujar Soemarno

Menurut dia, nota hibah anggaran untuk panwas sudah ditandatangani, yakni sesuai KUA-PPAS senilai Rp 5 miliar lebih. Sedang untuk tambahannya, akan dibicarakan lagi

Soal bendahara kesekretariatan Panwas, jelas Soemarno, sebenarnya Pemkot Surabaya sudah menyodorkan enam nama yang siap untuk menjadi bendahara di Panwaslu.

“Mereka sudah memenuhi syarat untuk dipilih untuk menjadi bendahara Panwaslu. Namun mungkin memang belum ada ketidakcocokan saja hingga Panwaslu sampai saat ini belum punya bendahara,” tuturnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Kota Surabaya Wahyu Haryadi tetap bersikukuh agar anggaran yang diajukan sebesar Rp 9,8 miliar disetujui. Dia mengaku belum mengetahui apalagi diajak komunikasi terkait besaran anggaran Rp 7,8 miliar yang disetujui Pemkot Surabaya.

“Tim anggaran tiba-tiba menyetujui angka seperti itu. Bagaimana kami bisa menanggapi, karena selama ini kami tidak pernah diajak bicara,” ujar Wahyu Haryadi. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

BKN Trenggalek Dikukuhkan, Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Pelestarian Jaranan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengukuhkan kepengurusan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...
EKSEKUTIF

Trenggalek Kembangkan Konservasi Penyu Kili-Kili Berbasis Sains, Gandeng Universitas Brawijaya

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkan ...
LEGISLATIF

Kanang Bersama PMI Jatim Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngawi Terdampak Kekeringan

NGAWI – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan air bersih. ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...