Kamis
24 September 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plt Bupati Nganjuk Ajak 250-an UMKM Mengakses E-Katalog

IMG-20220627-WA0011_copy_900x507

NGANJUK – Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengajak para pelaku koperasi serta usaha kecil dan menengah (UMKM) bangkit dari perlambatan ekonomi dampak dari Covid-19.

Ajakan disampaikan pada acara Ngopi Bareng dan Literasi Keuangan Bersama UMKM di Pendopo Kabupaten, Kamis (22/6/2022).

Hadir dalam acara itu, Sekertaris Daerah, M Yasin; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Cuk Widiyanto; dari Dinas Tenaga Kerja dan  motivator BPR Bank Jatim. Serta dua ratusan lebih pelaku UMKM dari 20 Kecamatan se-Kabupaten.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Nganjuk mengajak para pelaku UMKM untuk bangkit dari situasi sulit pasca pandemi. Salah satu cara dengan mengakses angaran-angaran pemerintah.

“Pak Presiden sudah memberikan intruksi 40 persen dari APBD nanti harus terserap oleh E-Catalogue lokal. Kita pengen Nganjuk itu para pelaku UMK atau UMKM itu betu-betul berdaya,” ucap Kang Marhaen, sapaan akrab Plt Bupati Marhaen.

Ia juga menjelaskan bahwa E-Catalogue lokal juga bisa dibuat oleh pemerintah daerah, tidak hanya pemerintah pusat.

“Kita berharap dengan E-Catalogue lokal ini, para usahawan atau usaha kelas kecil menengah juga bisa ikut akses dana dari pemerintah”, tambahnya.

E-Katalog adalah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).  Aplikasi ini menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Nganjuk, Cuk Widianto mengatakan, total UMKM di Nganjuk sudah sekitar seratus delapan puluh ribu UMKM.

Untuk yang sudah memiliki izin baik SIUP, OSS, maupun PIRT sekitar dua puluh tujuh ribu.

“Yang kita undang ini tadi 300 pelaku UMKM, tapi yang datang sepertinya hanya 250 pelaku UMKM saja. Kita dorong terus menerus untuk tetap berwirausaha, semangat untuk berkarya dan bangkit,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Marhaen memberikan santunan masyarakat yang ikut BPJS Ketenagakerjaan maupun Jaminan Hari Tua.

Seperti perangkat desa yang suaminya meninggal maka ia mendapatkan jaminan kematian, beasiswa pertahun untuk anaknya. Juga santunan untuk RT, pedagang asongan, dan anak Yatim. (endyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...