Minggu
06 September 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Festival Musik Akustik HJKS dan BBK, Adi Sutarwijono: Gelorakan Cinta Tanah Air di Kalangan Muda

pdip-jatim-220626-festival-akustik-1

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengapreasiasi lomba musik akustik yang diikuti kalangan pelajar dan mahasiswa, 25-26 Juni 2022 di kampung Untag Surabaya.

Festival memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729 dan Bulan Bung Karno (BBK) itu diselenggarakan Yayasan BDH Peduli yang diinisiasi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Bambang DH, bekerjasama dengan kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Taruna Merah Putih dan Repdem (Relawan Perjuangan Demokrasi).

Festival tersebut kental dengan semangat cinta tanah air. Seluruh peserta diwajibkan membawakan lagu Cinta Indonesia dan Indonesia Perkasa, keduanya karya Guruh Soekarnoputra. Juga lagu-lagu daerah yang diaransemen ulang.

“Terima kasih Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Terima kasih Yayasan BDH Peduli, yang diinisiasi Mas Bambang DH, anggota DPR RI. Terima kasih Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, TMP dan Repdem. Saya memberikan apreasiasi atas festival musik akustik ini, yang memperkuat rasa cinta pada Indonesia, diikuti pelajar dan mahasiswa,” ucap Adi Sutarwijono.

“Dengan festival musik ini, kita terus tanamkan semangat cinta tanah air yang diajarkan oleh Bung Karno, kita gelorakan di kalangan anak-anak muda, kaum milenial, pelajar dan mahasiswa,” sambung Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut.

Menurutnya, ada tiga momen penting di bulan Juni sehingga menjadi bulan istimewa bagi Bung Karno. Pertama, pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI, yang mencetuskan Pancasila, dantanggal 1 Juni oleh Presiden Jokowi telah ditetapkan menjadi Hari Lahir Pancasila.

Kedua, 6 Juni 1901 Bung Karno dilahirkan di Surabaya. Di sebuah rumah kecil, di Jalan Pandean Gang IV Nomor 40, Kel. Peneleh. Ketiga, 21 Juni 1970 Bung Karno wafat di Jakarta dan dimakamkan di Kota Blitar.

“Melalui musik akustik ini, kita warisi api semangat dan perjuangan Bung Karno, yang mencintai Indonsia sampai akhir hayat. Kita gelorakan di kalangan kaum muda, kaum milenial, para pelajar dan mahasiswa melalui festival musik akustik,” sebutnya.

Dalam festival, para peserta yang pelajar dan mahasiswa penuh semangat membawakan lagu-lagu cinta Indonesia dan lagu-lagu daerah.

“Ini memperkuat semangat dan kecintaan kepada tanah air Indonesia. Saya berharap festival musik akustik memperebutkan Piala Walikota Surabaya ini bisa terus diselenggarakan tiap tahun, bekerja sama dengan kampus Untag Surabaya,” harap alumnus FISIP Unair itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...