Senin
07 September 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sri Rahayu: PDI Perjuangan Kawal Isu Stunting, Dampingi Ibu Hamil

pdip-jatim-220615-istri-dpr-3

BLITAR – Persaudaraan istri anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI berkomitmen dalam upaya penanganan pencegahan kasus stunting.

Hal tersebut dibuktikan di Bumi Bung Karno dalam bentuk pemberian bantuan sosial kepada puluhan ibu hamil dan balita di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Selasa (14/6/2022) sore.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu dan juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti.

Pada kesempatan ini, Sri Rahayu mengatakan, PDI Perjuangan konsisten mengawal isu stunting dan melakukan pendampingan kepada ibu hamil melalui agenda-agenda sosial seperti hari ini.

“PDI Perjuangan sebagai partai politik, selain konsen pada persoalan politik yang memang telah menjadi fungsinya, di sisi lain juga akan dan harus ikut andil dalam persoalan-persoalan bangsa atau masyarakat, salah satunya adalah stunting ini,” katanya.

Menurutnya, pengawalan isu stunting ini telah menjadi rutinitas dan telah dilakukan secara serentak oleh semua kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia. (Baca juga: Istri Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Nyekar Makam Bung Karno)

“Misi kita saat ini agar terjadi pemerataan gerakan dan menghasilkan manfaat yang optimal dalam upaya menangani kasus stunting. Di mana kasusnya saat ini masih tergolong tinggi,” imbuh dia.

Erma Susanti menambahkan, angka persentase kasus stunting secara nasional saat ini berada di 24 persen. Dengan demikian perlu adanya kerja bersama untuk menangani kasus tersebut, sehingga sesuai dengan angka penurunan yang telah ditargetkan oleh pemerintah.

“Pada 2025 nanti, sesuai dengan target pemerintah maka angka persentase kasus stunting harus bisa mengalami penurunan sampai di angka 14 persen,” terang Erma.

Menurutnya, upaya-upaya pemenuhan gizi dengan pemberian paket sembako dapat membantu penanganan persoalan stunting. Sebab, letak kunci persoalan terjadinya stunting terhadap anak adalah pada pemenuhan asupan makanan yang bergizi.

Sesuai dengan teori kesehatan, lanjut dia, stunting bisa diminimalisir dengan mengintervensi asupan gizi kepada bayi di masa 1.000 hari kehidupan. Yaitu, pada saat bayi berada di dalam kandungan sampai dengan bayi berusia dua tahun.

“Dengan begitu, kita harus sangat memperhatikan asupan gizi ibu hamil dan juga balita. Mereka harus mendapatkan asupan gizi yang baik,” tandasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...