Senin
02 November 2026 | 12 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PKL Kampung Inggris Pare Kediri Dilatih Berbahasa Inggris Gratis

pdip-jatim-220601-pkl-bhs-inggris-1

KEDIRI – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di area Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, mendapatkan pelatihan berbahasa Inggris secara gratis sehingga bisa lancar berkomunikasi dengan semua orang, termasuk peserta kursus.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan pelatihan berbahasa Inggris untuk para pelaku usaha yang mencari nafkah di kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Pare, tentunya sangat bermanfaat.

“Ide ini saya harap mempunyai dampak yang sangat luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” kata Hanindhito, pada pembukaan kegiatan “Pekan Ceria Latih Bahasa Inggris (Pecel Baris) untuk PKL” di Global English, Kampung Inggris Pare, Selasa (31/5/2022).

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu hal yang memang harus dikuasai. Apalagi, di Kediri sebentar lagi ada bandar udara yang akan dioperasikan mulai 2023.

Untuk itu, sebutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi penting dimiliki bagi masyarakat, terutama pelaku usaha di kabupaten itu.

“Karena nanti mau punya bandara, kalau kedatangan turis jadi sangat perlu sekali. Tingkat urgensi Bahasa Inggris menjadi sangat penting sekali begitu nanti kita punya bandara,” jelasnya.

Dia juga berharap kegiatan pelatihan itu bisa menular ke tempat-tempat kursus lain. Saat ini, agenda itu masih diinisiasi lembaga kursus bahasa Global English.

“Harapannya Pecel Baris ini bisa terus berlangsung atau nanti bisa menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kediri,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris yang diadakan Global English itu digelar untuk ketiga kalinya sejak 2018. Pelatihan ini untuk PKL, pemilik warung, termasuk pengemudi ojek daring di sekitar Kampung Inggris secara gratis. Kegiatan itu digelar selama satu bulan, mulai 24 Mei 2022.

Sementara itu, CEO Global English Agus Tri Winarso mengatakan ide pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku usaha di Kampung Inggris itu berawal dari informasi yang dia terima sekitar 2006 saat kuliah di Yogyakarta.

Waktu itu, lanjut Agus, dari teman-temannya dikatakan bahwa di Kampung Inggris, setiap orang belanja, melakukan aktivitas mesti menggunakan bahasa Inggris. Gambaran seperti itu muncul di semua orang yang akan datang ke Kampung Inggris.

“Berawal dari cerita itu, mohon maaf tidak cuma saya yang merasakan bahwa di Kampung Inggris itu menemukan bayangan sebelum berangkat tadi, ternyata di Kampung Inggris ini masih banyak orang-orang, mohon maaf masih menggunakan bahasa Indonesia,” ujar dia.

Dirinya kemudian tergerak memberikan pelatihan bahasa Inggris bagi para pelaku usaha di kawasan Kampung Inggris.

Agus berharap dari pelatihan yang dilakukan, Kampung Inggris benar-benar seperti yang kebanyakan orang luar gambarkan, yang semua aktivitas di dalamnya menggunakan bahasa Inggris.

Mahfud, seorang pedagang yang mengikuti kegiatan pelatihan, merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia bisa belajar bahasa Inggris sehingga bisa lebih lancar lagi dalam berkomunikasi, termasuk ke calon pembeli jualannya.

“Harapan saya dengan berlatih bahasa Inggris, nantinya bila ada yang bertanya menggunakan bahasa Inggris dapat menjawab. Saat ini, paling tidak sedikit-sedikit bisa,” kata pedagang nasi goreng dan roti keliling itu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...