Minggu
06 September 2026 | 10 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Kota Probolinggo dan Petani Tanam Melon Lanjut Diskusi soal Pertanian

IMG-20220525-WA0040_copy_900x507

KOTA PROBOLINGGO – DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo bersama sejumlah petani menggelar tanam melon bersama. Acara dilanjutkan dengan diskusi membahas berbagai  persoalan di bidang pertanian.

Acara tanam melon dan diskusi dilakukan di areal persawahan Jalan Priksan, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada Rabu, (25/5/2022).

Belasan petani, begitu antusias menanam puluhan bibit melon sebagai bentuk upaya menjaga stabilitas pangan dan buah-buahan.

“Hari ini, bersama para petani, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo menjalin konsolidasi. Hal itu dilakukan melalui aksi tanam melon, tanya jawab soal keluhan para petani,” jelas Wakil Ketua Bidang Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan DPC Kota Probolinggo, Elok Hanifah.

Elok menambahkan, beberapa persoalan petani menjadi poin penting untuk jadi masukan. Seperti harga pupuk, ketersediaan bibit, pestisida harga penjualan panen.

“Pupuk non subsidi menjadi masukan tersendiri, dimana perlu penyetaraan harga yang murah. Sebab harganya cukup tinggi, dan kondisi ini menjadi kendala bagi para petani,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution yang pada saat itu hadir memastikan akan terus mengawal persoalan pertanian. Masukan dan keluhan para petani tersebut, akan disampaikan juga pada Rakernas PDI Perjuangan.

“Tentunya akan kita kawal, agar keluhan para petani bisa ditemukan solusi. Nanti juga akan disampaikan melalui Rakernas, sehingga pihak yang punya kewenangan dalam hal ini Kementerian Pertanian ada perhatian tersendiri soal ini,” ucap Nasution yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo itu.

Sementara itu Agus, salah satu petani bersyukur melalui forum diskusi dengan PDI Perjuangan menjadi peluang sejumlah persoalan pertanian terselesaikan. Sebab, keluhan para petani tersebut, tidak hanya menjadi persoalan lokal, tapi juga nasional.

“Semoga melalui diskusi ini, ditemukan sebuah solusi. Kami apresiasi juga PDI Perjuangan mampu menjembatani keluhan petani yang merupakan perekonomian terbesar Bangsa Indonesia,” harapnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...