Kamis
02 Juli 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bagi Megawati, Makanan Hanya Dua Jenis, Enak dan Enak Sekali

pdip-jatim-220505-puti-soe-karno

JAKARTA – “Bagi Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri, Red), makanan itu cuma ada dua. Enak dan enak sekali.” Itulah yang ditekankan Puti Guntur Soekarno yang juga keponakan Presiden Kelima RI Megawati saat ditemui Jawa Pos bulan lalu di kediamannya.

Ungkapan enak dan enak banget itu juga hanya berlaku bagi masakan bercita rasa Indonesia. Sebab, Megawati, ujar Puti, memang penggemar masakan Indonesia. Ketika ada yang memenuhi satu di antara dua kriteria tersebut, Mega pasti akan mendatanginya.

“Bu Mega itu nggak peduli, mau di warung atau di emperan, kalau makanannya enak, pasti Bu Mega cari,” kata anak Guntur Soekarnoputra tersebut.

Beberapa waktu belakangan, seiring dengan bertambahnya usia, kegemaran Megawati dalam kuliner juga sedikit berubah.

Dia kini tidak lagi mengonsumsi daging merah. Sebab, tubuhnya sudah menolak daging merah.

Di luar daging merah, tidak ada makanan yang dipantang. Namun, beberapa waktu belakangan Mega lebih menyukai makanan laut atau olahan daging ayam.

Kegemaran menyantap kuliner Indonesia itu membuat Mega selalu ”berburu” saat pergi ke daerah. Setiap berkunjung ke daerah, salah satu pertanyaan utama yang terucap adalah di mana makanan khas daerah tersebut yang enak dan disukai masyarakat.

Mega akan tutup mata soal lokasinya. Yang penting, rasanya enak.

Sebagai pencinta kuliner, terang Puti, tantenya juga hobi memasak. Dulu, saat Mega belum berkecimpung di dunia politik, Puti kerap mengunjungi rumahnya. Dan, saat berkunjung, dia hampir selalu bertemu dengan Mega yang sedang memasak.

Puti menduga Mega belajar banyak dari pengasuhnya sejak kecil, yakni Mbok Citro. Sebab, Mbok Citro diajari memasak oleh ibunda Mega, yaitu Fatmawati. Tidak jarang, Mega meminta resep dari Mbok Citro. (jp)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Bondowoso Ingatkan Opini WTP Tak Boleh Tutupi Persoalan Tata Kelola Keuangan Daerah

BONDOWOSO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso mengingatkan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Matangkan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Ranting

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menggelar rapat koordinasi di Kantor DPC PDI ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Gandeng LKSA Penuhi Kuota Sekolah Rakyat

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mempercepat pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat dengan menggandeng ...
EKSEKUTIF

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan ...
KABAR CABANG

Tutup Bulan Bung Karno, Kader Banteng Kabupaten Mojokerto Bersih-Bersih Makam Raden Wijaya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menutup Bulan Bung Karno 2026 dengan aksi bersih-bersih makam Raden Wijaya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Perluas Kemitraan Strategis Percepat Penanganan Rutilahu

DPRD Surabaya mendorong Pemkot memperluas kemitraan dengan pemerintah pusat, Pemprov Jatim, filantropi, dan swasta ...