NGANJUK – Masih ingat ambruknya jembatan di Desa Kutorejo beberapa waktu lalu. Kini, berkat sinergi dan kecepatan berbagai pihak membuat terselesaikannya pembangunan jembatan sementara yang menghubungkan Kecamatan Bagor dengan Rejoso.
Reporter pdiperjuangan-jatim.com di Nganjuk, Sabtu (16/4/2022) melaporkan, jembatan bailey (rangka baja) bersifat sementara tersebut diresmikan oleh Plt Bupati Nganjuk Marhaen bersama sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah, pada Kamis (14/4).
Jembatan bailey tersebut hanya berfungsi sebagai jembatan sementara. Saat ini hanya bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan kecil, itupun harus bergantian. Meski demikian, hal ini sangat membantu warga masyarakat. Sebab pada saat jembatan putus, warga memutar mencari jalur alternative dengan jarak lumayan jauh.

Acara peresmian berlangsung semarak. Sebab warga juga menggelar tumpengan sebagai ungkapan rasa syukur selesainya pembangunan jemabatan.
Kepala Desa Kutorejo dalam sambutannya mengatakan, sangat berterima kasih kepada Plt Bupati Nganjuk dan sejumlah pihak terkait atas kecepetan membangun jembatan.
“Saya atas nama warga Sukorejo banyak banyak terima kasih atas perhatian Bapak Plt Bupati Nganjuk dan Bapak Ketua DPRD, yang hanya dalam waktu sekitar tiga pekan, jembatan bailey sudah rampung,” kata Suparno.

Perlu diketahui bahwa jembatan Bailey ini sementara hanya bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan kecil, itupun harus bergantian.
Dalam sambutannya Marhaen mengatakan, bahwa jalan dan jembatan ini merupakan pengelolaan Propinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah, mendapatkan bantuan bailey dari Pemprov Jatim dan mulai hari ini bisa kembali digunakan. Dan Insyaallah dalam tahun ini akan dibangun jembatan permanen oleh pemprov,” kata Marhaen. (endyk/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










