Selasa
21 April 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Legislator Kader Banteng Dapat Penghargaan PWI Jatim Karena Ini

pdip-jatim-220329-kus-pwi

SURABAYA – Tiga kader PDI Perjuangan mendapatkan penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Jatim 2022 yang berlangsung di halaman WBL Lamongan, Sabtu (26/3/2022).

Tiga kader Banteng terbaik itu, yakni Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga Ketua DPRD Jatim Kusnadi dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

Pengamat politik Surabaya Survey Center(SSC) Ikhsan Rosidi mengatakan, ada tiga hal yang membuat tiga kader PDI Perjuangan ini layak memperoleh penghargaan dari PWI Jatim.

Pertama, Said Abdullah selama ini dikenal sebagai tokoh Madura yang levelnya sudah menasional sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Madura Raya. Said juga dikenal memiliki kontribusi yang tak ternilai dalam keberpihakannya pada rakyat, dengan berbagai komitmen program yang dibawanya, baik di Madura khususnya atau Jatim umumnya.

Sedangkan Kusnadi, sebagai Ketua DPD Jatim sekaligus Ketua DPRD Jatim terus berkeliling Jatim berupaya membantu berbagai problem sosial kemasyarakatan. Termasuk akhir-akhir ini begitu intens turun langsung ke masyarakat terdampak banjir di Lamongan dan Gresik untuk mencari solusi.

“Adi Sutarwijono, sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya dan Ketua DPRD Surabaya, terus secara kontinyu membuat terobosan-terobosan program pro-rakyat dan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan parpol yang ada di Surabaya dan pihak Pemkot Surabaya di bawah komando Eri Cahyadi, wali kota yang juga kader PDI Perjuangan,” papar Ikhsan Rosidi di Surabaya, Selasa (29/3/2022).

Kedua, tambah dia, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa selama ini PDI Perjuangan komit pada garis perjuangan partai untuk selalu pro wong cilik, menemani dan membantu dan menyelesaikan masalah wong cilik (problem solver).

“Sedangkan yang ketiga, penghargaan ini sekaligus menunjukkan bahwa PDI Perjuangan beserta tokoh-tokohnya bukan hanya dekat dengan wong cilik tapi juga dekat dengan kalangan media. Hingga tiap aktivitasnya mendapat perhatian dan coverage media, bahkan mendapat penghargaan,” bebernya.

“Ini juga semakin menegaskan bahwa kader-kader PDI Perjuangan yang duduk di legislatif khususnya, menjalankan intruksi ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri agar terus bisa bersama-sama masyarakat membantu kepentingan masyarakat, serta harus bisa kolaborasi dengan semua kalangan termasuk kalangan jurnalis dan media,” imbuh pria yang juga staf pengajar di Universitas Kartini Surabaya tersebut.

Sementara itu, Kusnadi setelah menerima penghargaan beberapa waktu lalu di Lamongan merasa bersyukur dengan kepercayaan kalangan jurnalis melalui PWI Jatim, atas penghargaan kepada dirinya dan dua kader Banteng lainnya.

Dia mengakui penghargaan ini tidak akan didapat tanpa peran media yang selama ini selalu bersama kader-kader PDI Perjuangan.

“Ini wujud kolaborasi yang baik yang kita bangun selama ini dengan teman-teman jurnalis. Terima kasih PWI Jatim, terima kasih teman-teman jurnalis,” ucapnya.

Kusnadi menyebut, penghargaan ini juga karena kinerja semua anggota DPRD Jatim yang selalu bersama-sama dalam menjalankan tupoksinya, khususnya dalam penanganan Covid-19 selama ini.

“Apa yang saya lakukan itu bukanlah atas nama pribadi, tapi atas nama institusi. Jadi, penghargaan yang diberikan kepada saya itu adalah karena kerja keras dari teman-teman kami di DPRD Provinsi Jawa Timur,” kata Kusnadi.

Sementara itu Adi Sutarwijono mengatakan, kinerjanya yang diapresiasi PWI Jatim berupa penghargaan ini sebagai bentuk implementasi instruksi partai untuk bisa lebih memberikan yang terbaik bagi masyarakat ketika kader partai berada di legislatif dan eksekutif.

“Terima kasih PWI Jawa Timur, terima kasih masyarakat Surabaya. Terima kasih PDI Perjuangan yang telah mempercayakan berbagai tugas kepada saya. Penghargaan ini menjadi pelecut bagi saya untuk terus meningkatkan kinerja bagi masyarakat,” ujarnya .

Diberitakan, dalam puncak peringatan HPN 2022, PWI Jatim menyerahkan 20 penghargaan, yang 3 di antaranya diberikan kepada kader PDI Perjuangan.

Ketiganya, MH Said Abdullah memperoleh penghargaan Tokoh Politik Nasional, Kusnadi mendapatkan penghargaan Tokoh Daerah Pandemic Problem Solver, serta yang ketiga Adi Sutarwijono mendapatkan penghargaan Tokoh Politik Daerah. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...
KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...
HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...