Sabtu
13 Juni 2026 | 9 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Renovasi Rumah Dinas Bupati Capai 3,7 M, PDI Perjuangan Jember: Terlalu Berlebihan!

pdip-jatim-220203-edi-cahyo

JEMBER – Wacana soal anggaran renovasi Pendopo Wahyawibawagraha, rumah dinas Bupati Jember dengan menelan biaya mencapai angka Rp3,7 Miliyar, medapat sorotan tajam dari Fraksi PDI Perjuangan Jember.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengatakan anggaran renovasi pendopo yang menelan 3,7 M dari APBD merupakan sesuatu yang sangat berlebihan, dan tidak memiliki urgensi kepentingan bagi rakyat, apalagi di tengah masa pandemi Covid-19.

“Kami rasa, bupati terlalu berlebihan dengan anggaran yang cukup besar tersebut untuk sekadar renovasi pendopo yang menjadi rumah dinasnya, padahal anggaran sebesar itu bisa dialokasikan pada sektor lain, yang mampu meningkatkan kondisi ekonomi di tengah pandemi ini,” ujar Edi saat dikonfirmasi di kantor DPRD Jember, Rabu (9/3/2022).

Cak Ipung, sapaan akrabnya, menjelaskan, renovasi rumah dinas itu tidaklah penting, karena anggaran yang bersumber dari APDB tersebut dapat dipripritaskan ke sektor lain. Hal itu mengingat angka kemiskinan di Jember masih tinggi.

“Bupati harusnya bisa menyadari, saat ini banyak kebutuhan yang harus diselesaikan. Seperti penuntasan kemiskinan, perbaikan ekonomi, infrastruktur, dan lainnya. Kenapa tidak fokus ke sana saja dulu daripada sibuk memperbaiki rumah dinas yang bangunannya sendiri masih bagus dan layak,” jelasnya.

Wakabid Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember itu mengigatkan bupati agar jangan sampai mementingkan pembenahan fasilitas untuk pejabat, sedangkan fasiltas dan pelayanan untuk rakyatnya tidak terurus.

“Jangan sampai pendopo bupati mewah, fasilitasnya lengkap, tetapi fasilitas dan pelayanan yang didapat masyarakatnya justru tidak terurus. Kalau begitu kan sama saja memalukan,” terangnya.

Cak Ipung juga menilai, perbaikan pendopo tersebut sebenarnya hal yang kurang mendesak untuk dilakukan. Karena hal itu sama saja dengan Bupati Jember ingin bangun gedung mewah, saat masyarakat sedang kesulitan mengahadapi pandemi.

“Merenovasi bangunan yang menjadi aset Pemkab sebenarnya sah-sah saja, namun perlu disadari sebagai bupati pelayanan terhadap masyarakatlah yang harus dinomorsatukan. Jadi, pengalokasian APBD digunakan untuk hal yang benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...