Minggu
19 April 2026 | 4 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Nyepi 2022, Sonny Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama.

pdip-jatim-Sonny-T-Danaparamita2

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi tahun 2022, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk saling menghormati antar sesama pemeluk agama yang merayakan hari besar agamanya, termasuk memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada umat Hindu yang hari ini merayakan Hari Raya Nyepi.

Menurut Sonny, saling menghormati serta saling memberikan ucapan selamat kepada umat beragama yang sedang merayakan hari besarnya, merupakan cara paling sederhana dalam pengamalan nilai Pancasila, serta bentuk toleransi untuk memperkuat kerukunan dan gotong-royong antar sesama anak bangsa.

“Indonesia adalah bangsa yang dianugerahi kekayaan berupa aneka ragam budaya, etnis, dan kepercayaan. aneka keberagaman itu hendaknya harus terus dirawat dan dijaga dalam koridor nilai toleransi untuk tetap menjaga semangat persatuan dan gotong-royong. Salah satunya dengan saling menghormati dan menghargai hari besar masing-masing umat beragama yang ada di Indonesia,” ujar Sonny, Kamis (3/3/2022).

Waketum DPP PA GMNI tersebut menjelaskan, masing-masing hari besar dalam setiap agama memiliki makna yang baik dan bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat, seperti Hari Raya Nyepi yang mengajarkan manusia untuk memberi jeda waktu sejenak untuk berdiam, melakukan meditasi untuk introspeksi diri menjernihkan hati dan pikiran, serta melatih diri mengendalikan nafsu untuk tidak beraktivitas.

“Dengan melaksanakan rangkaian Nyepi ini, Saudara kita umat Hindu, mengajarkan bagaimana manusia perlu sejenak berdiam diri dan fokus melakukan introspeksi diri, serta memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbanganya, dan juga akan memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita,” jelasnya.

Legislator dari Dapil Jatim lll ini pun menyampaikan, untuk terus menjaga nilai persatuan sebagaimana yang diajarkan para pendiri bangsa, bisa dilakukan masyarakat dengan saling menghormati masing-masing pemeluk agama yang ada di Indonesia, sehingga meraka dapat menjalankan kegiatan perayaan hari besar dan peribadatan agamanya dengan tenang, aman, damai, dan penuh suka cita.

“Dengan saling menghormati setiap pemeluk agama yang sedang merayakan hari besarnya, secara tidak langsung kita telah mendorong agar semua umat beragama bisa semakin dekat dan taat dengan ajaran agamanya masing-masing. Maka dari itu, kita juga harus lestarikan segala bentuk praktik bermasyarakat dan berbangsa yang dapat memperkokoh persaudaraan kebangsaan kita yang beraneka ragam agama, suku, dan etnis ini,” terangnya.

“Hal tersebut sesuai dengan fatwa KH Hasyim Asy’ari yang mengatakan, “Hubbul wathon minal iman,” yakni mencintai bangsamu adalah sebagian dari pada iman. Saya sendiri sebagai muslim meyakini, toleransi sebagai praktik nyata dalam membangun ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basariyah,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...