Jumat
04 September 2026 | 1 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Cara Melawan Cengkeraman Kapitalisme Global

pdip jatim - sirmadji - kaderisasi GMNI

pdip jatim - sirmadji - kaderisasi GMNISURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sirmadji Tj berpendapat, bahwa hegemoni kapitalisme global telah masuk kedalam urat syaraf rakyat dan pelan-pelan akan mematikan kemampuan nalar baik secara politik maupun ekonomi Indonesia. Hal ini dia sampaikan saat menjadi pemateri dalam Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) Koordinator Daerah (Korda) GMNI Jatim, Selasa (24/2/2015).

Menurut Sirmadji, salah satu cara untuk melawan cengkeraman kapitalisme global itu adalah dengan memperkuat pengaruh semangat pro-rakyat dalam organisasi politik maupun organisasi massa. Peran organisasi ini adalah menjadi jembatan yang ideal bagi rakyat dan negara.

Menjawab pertanyaan Diah Puspita Sari, seorang kader peserta KTM tersebut tentang maraknya pasar modern dan mematikan pasar tradisional, Sirmadji menerangkan, hal itu sebagai bagian dari hegemoni yang mematikan kemampuan bisnis rakyat. Seharusnya, jelas Sirmadji, negara hadir untuk menjadi regulator terhadap pasar-pasar retail yang tidak pro-rakyat tersebut.

“Sudah ribuan pedagang retail dan pasar rakyat yang bangkrut karena pemerintah gagal menjadi regulator yang baik. Maka di situlah peran parpol atau organisasi massa pro rakyat dibutuhkan,” kata Sirmadji.

Dalam acara KTM yang berlangsung di Wisma Marinda Surabaya selama 10 hari tersebut Sirmadji berharap kader-kader GMNI sebagai organisasi massa yang mengusung ideologi Tri Sakti Bung Karno, mampu menjalankan peran sebagai jembatan penghubung rakyat dan negara itu.

“Kader GMNI harus mampu menjaga dan mengawal pemerintahan Jokowi dalam bentuk Revolusi Mental yang sedang berjalan ini agar tetap di track yang dicita-citakan Bung Karno, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujarnya.

Sementara, Ketua Korda GMNI Jatim Prabu Ali menyatakan bangga atas kehadiran Ketua PDI Perjuangan Jatim Sirmadji yang dahulu juga merupakan Presidium Pimpinan Nasional GMNI.

“Sebagai senior GMNI yann menjadi pemimpin PDI Perjuangan, Pak Sirmadji telah menunjukkan contoh bagaimana kader GMNI menjadi agen perubahan dan benteng bagi rakyat dari serangan kapitalisme global itu,” kata Ali.

Dia berharap PDI Perjuangan tetap berada di jalan rakyat. Acara ini merupakan kaderisasi lanjutan yang dikhususkan bagi pengurus DPC GMNI Se-Jawa Timur.

“Panelis yang dihadirkan terdiri dari para alumni GMNI dan berbagai unsur yang akan memperkaya khasanah ideologi kader, supaya semakin tajam dalam melihat fenomena politik ekonomi dan paham perannya,” pungkas Ali. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...