Senin
20 Juli 2026 | 12 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Banyuwangi Minta Pemkab Usut Tuntas Pembuang Limbah Medis ke Laut

PDIP-Jatim Irianto 20092021

BANYUWANGI – Pasca ditemukannya tumpukan limbah medis bekas rapid tes yang dibuang di Pantai Kapuran Kecamatan Ketapang, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi geram dan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Irianto, mengatakan, kasus pembuangan limbah medis ke laut tersebut merupakan sesuatu yang sangat membahayakan. Selain dapat merusak ekosistem lingkungan, hal itu juga sangat berpotensi menyebarkan penyakit.

Sebab itu, ia meminta Dinas Kesehatan dan Satpol Polisi Pamong Praja Banyuwangi untuk segera turun menyikapi persoalan ini. Menurutnya, persoalan tersebut juga masuk kategori pelanggaran hukum dan harus ditindak tegas.

“Limbah medis yang dibuang ke laut ini bukan persoalan sepele, karena efeknya sangat membahayakan. Tidak hanya bagi lingkungan, namun juga berpotensi menyebarkan penyakit. Untuk itu, saya minta pemkab untuk menindak tegas pelakunya, bahkan kalau perlu seret ke ranah hukum,” ujarnya, Minggu (13/2/2022).

Ketua komisi I DPRD Banyuwangi itu pun mengaku heran, mengapa sampah medis itu bisa berserakan hingga ke laut. Dirinya menduga limbah tersebut berasal dari lapak klinik rapid antigen yang beroperasi di sekitar Pelabuhan Ketapang.

Hal tersebut juga diperkuat dari hasil inspeksi di lapangan yang dilakukan komisi I DPRD Banyuwangi beberapa waktu lalu, di mana beberapa klinik layanan rapid test antigen tersebut belum bekerja sama dengan pihak ketiga terkait pengelolaan limbahnya.

“Memang kami menduga, limbah tersebut berasal dari klinik rapid antigen yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang. Tapi ini hanya dugaan, karena belum ada bukti yang dapat benar-benar memastikan hal tersebut. Maka saat ini saya minta pihak terkait benar-benar fokus mengusut tuntas kasus ini, agar segera bisa ditindak pelakunya,” tegasnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, limbah medis yang berserakan di laut, membuat resah nelayan yang mencari ikan sekitar Pantai Kapuran, sebab banyak dari limbah medis tersebut tersangkut di jaring nelayan.

“Tadi juga sudah ada laporan dari nelayan yang kerap mencari ikan di sekitar Pantai Kapuran sana, mengeluhkan limbah medis itu menyangkut di jaringnya. Kami juga mengkhawatirkan, limbah tersebut membawa penyakit dan membahayakan bagi mereka,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...