Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Target 14 % Prevalensi Stunting di 2024, Renny: Harus Diselesaikan Bersama-sama

pdip-jatim-220213-renny-sarasehan-stunting-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengatakan, persoalan stunting harus diselesaikan secara bersama-sama, tidak hanya mengandalkan pemerintah.

Peran serta semua elemen, sebut Renny Pramana, untuk mendukung upaya pemerintah yang menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen.

Legislator PDI Perjuangan ini memaparkan, kasus kondisi kurang gizi kronis di Indonesia saat ini jika dipersentasekan mencapai 24,4 persen.

Dengan angka stunting sebesar 24,4 persen itu, maka untuk mencapai target 14 tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya.

“20 Persen saja sebenarnya sudah lampu merah, sudah sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten bisa memenuhi target menjadi 14 persen,” kata Renny Pramana.

Baca juga:Renny Minta Banteng Wates Laporkan kepada Dirinya jika Temukan Kasus Stunting

Harapan itu dia sampaikan, saat menggelar sarasehan melibatkan sejumlah perangkat desa dan warga, Minggu (13/2/2022).

Sarasehan mengambil tema tentang Percepatan Penanganan Stunting ini dilaksanakan di kantor Balai Desa Kepung, Kecamatan Kepung.

Sarasehan tersebut dihadiri sejumlah camat dan utusan dari tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kepung, Kecamatan Puncu dan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri.

Pada kesempatan itu, Renny juga membeberkan temuan data, jika di wilayah Kecamatan Kandangan masih ada 3 desa yang warganya terkena stunting (kurang gizi). Sementara di Kecamatan Puncu ditemukan 1 kasus stunting di 1 desa.

“Di Desa Kepung yang relatif kecil, 6 ada kasus stunting. Mudah mudahan niatan kita untuk berbagi bisa mengurangi kasus stunting di 3 kecamatan ini,” beber legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pemerintah Kabupaten Kediri, sebutnya, sudah gencar mensosialisasikan penanggulangan stunting, di antaranya melalui gerakan konsumsi gemar makan ikan. Gerakan gemar makan ikan ini sudah disosialisasikan oleh istri Bupati Kediri

“Pencegahan stunting ini harus dimulai dari pra-nikah. Sebelum remaja menikah harus diperhatikan bagaimana gizinya, bagaimana pola makannya,” tuturnya.

Renny mengambil tema sarasehan tentang stunting, karena merasa peduli dengan masa depan generasi penerus bangsa. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...