Kamis
16 April 2026 | 9 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Target 14 % Prevalensi Stunting di 2024, Renny: Harus Diselesaikan Bersama-sama

pdip-jatim-220213-renny-sarasehan-stunting-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengatakan, persoalan stunting harus diselesaikan secara bersama-sama, tidak hanya mengandalkan pemerintah.

Peran serta semua elemen, sebut Renny Pramana, untuk mendukung upaya pemerintah yang menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen.

Legislator PDI Perjuangan ini memaparkan, kasus kondisi kurang gizi kronis di Indonesia saat ini jika dipersentasekan mencapai 24,4 persen.

Dengan angka stunting sebesar 24,4 persen itu, maka untuk mencapai target 14 tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya.

“20 Persen saja sebenarnya sudah lampu merah, sudah sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten bisa memenuhi target menjadi 14 persen,” kata Renny Pramana.

Baca juga:Renny Minta Banteng Wates Laporkan kepada Dirinya jika Temukan Kasus Stunting

Harapan itu dia sampaikan, saat menggelar sarasehan melibatkan sejumlah perangkat desa dan warga, Minggu (13/2/2022).

Sarasehan mengambil tema tentang Percepatan Penanganan Stunting ini dilaksanakan di kantor Balai Desa Kepung, Kecamatan Kepung.

Sarasehan tersebut dihadiri sejumlah camat dan utusan dari tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kepung, Kecamatan Puncu dan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri.

Pada kesempatan itu, Renny juga membeberkan temuan data, jika di wilayah Kecamatan Kandangan masih ada 3 desa yang warganya terkena stunting (kurang gizi). Sementara di Kecamatan Puncu ditemukan 1 kasus stunting di 1 desa.

“Di Desa Kepung yang relatif kecil, 6 ada kasus stunting. Mudah mudahan niatan kita untuk berbagi bisa mengurangi kasus stunting di 3 kecamatan ini,” beber legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pemerintah Kabupaten Kediri, sebutnya, sudah gencar mensosialisasikan penanggulangan stunting, di antaranya melalui gerakan konsumsi gemar makan ikan. Gerakan gemar makan ikan ini sudah disosialisasikan oleh istri Bupati Kediri

“Pencegahan stunting ini harus dimulai dari pra-nikah. Sebelum remaja menikah harus diperhatikan bagaimana gizinya, bagaimana pola makannya,” tuturnya.

Renny mengambil tema sarasehan tentang stunting, karena merasa peduli dengan masa depan generasi penerus bangsa. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...