Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BSPN Pusat Undang ke Jakarta 37 Calon Pelatih Saksi Nasional dari Jatim

pdip-jatim-211221-arif-wibowo-wisma-perjuangan-1
Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo di Wisma Perjuangan, Kota Batu, Selasa (21/12/2021).

SURABAYA – Pemilu 2024 sudah dekat. Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Pusat PDI Perjuangan mengundang puluhan calon pelatih saksi nasional dari Jawa Timur untuk menjalani pelatihan yang direncanakan pertengahan Februari 2022.

KPU RI melalui surat keputusan nomor 21/2022 telah menetapkan hari H pemungutan suara pemilu serentak pada Rabu, 14 Februari 2024. Surat tersebut tentang pemilu serentak pemilu presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota.  

Menghitung mundur hari H pemilu 2024 hingga saat ini, praktis hanya kurang 24 bulan 2 minggu. Berbagai langkah menyiapkan kemenangan dilakukan unsur-unsur PDI Perjuangan. Tak terkecuali BSPN, terus bergerak menapak setiap tahapan pemilu.  

Terkini, BSPN Pusat mengundang 37 peserta pelatihan pelatih saksi tingkat nasional dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Undangan diteken Kepala BSPN Pusat, Arif Wibowo, sekaligus melampirkan nama-nama calon peserta.

“Untuk mengikuti pelatihan pelatih saksi nasional gelombang I di sekolah Partai DPP PDI Perjuangan di Jakarta,” instruksi Arif Wibowo yang juga Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan DPP, dalam surat tersebut.

Kepala BSPN DPD PDI Perjuangan Jatim, Hari Yulianto.

Kepala BSPN Jatim Hari Yulianto tak menampik soal rencana pelatihan pelatihan saksi nasional. Pria yang juga Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Jatim itu menyatakan, pihaknya telah menyebarkan undangan dari BSPN Pusat kepada nama-nama peserta yang terlampir dalam surat.

“Surat sudah kami sampaikan sesuai instruksi pimpinan (Kepala BSPN Pusat),” kata Hari Yulianto, Selasa (1/2/2022).

Undangan pelatihan pelatih saksi nasional tindaklanjut surat permohonan dari BSPN Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim kepada BSPN Pusat.

Dimana beberapa hari lalu, BSPN Pusat melalui BSPN Daerah Jatim, menggelar proses asasemen gelombang I untuk puluhan bakal calon peserta pelatihan dari sejumlah BSPN Cabang di kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Hari Yulianto menambahkan, pelatihan kali ini awal dari rangkaian acara serupa yang akan digelar secara bertahap pada gelombang 2 dan 3. Untuk pelatihan pelatih saksi nasional 3 gelombang tersebut, BSPN Jatim telah menyiapkan seratus lebih calon pelatih dari kabupaten dan kota se-Jatim.

“Kemenangan tidak datang tiba-tiba. Harus disiapkan secara matang dan dijalankan tahap demi tahap. Termasuk penggemblengan calon pelatih saksi nasional, bagian dari upaya pengawalan dan pengamanan suara untuk mencetak hattrick,”jelasnya. (hs)    

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...