Jumat
19 Juni 2026 | 9 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temukan Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, Puan Minta Pemerintah Gelar Operasi Pasar

pdip-jatim-220120-puan-pasar-legi-1

SOLO – Ketua DPR RI Puan Maharani masih menemukan minyak goreng dijual di atas harga normal. Temuan itu terungkap saat Puan blusukan usai meresmikan Pasar Legi, Solo, Kamis (20/1/2021).

“Terkait dengan harga-harga pokok, ternyata harga minyak goreng masih mahal. Satu kilogram itu ternyata masih Rp 19.000. Padahal dengan operasi pasar yang sudah dilakukan pemerintah, harga sudah turun,” beber Puan kepada wartawan.

Untuk itu, legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini minta pemerintah segera menggelar operasi pasar, agar harga minyak goreng kembali normal di kisaran Rp 14.000 per liter.

“Saya minta pemerintah segera menetralkan agar harga minyak goreng bisa segera turun kembali normal. Rata-rata Rp14.000, sekarang masih di atas Rp14.000,” tuturnya.

Selain pengecekan harga dagangan, Puan juga menyampaikan beberapa kekurangan di bangunan pasar. Di antaranya masuknya air atau tampias ke kios bawah saat hujan lebat, serta minimnya sinyal di tempat yang sama. Ia meminta hal tersebut segera diperbaiki.

“Karena ini konsepnya green building, nanti gimana caranya tetap green, tapi kalau hujan besar tidak tampias. DPR akan tetap mengawasi ini, dan saya minta kepada Pak Menteri PUPR untuk mana-mana yang harus diperbaiki,” ucapnya.

Kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Dia meminta untuk lebih aktif melakukan sosialisai cara berjualan yang higienis kepada para pedagang. Apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Tapi harus pelan-pelan, karena ini pasar tradisional yang pedagangnya pun sudah puluhan tahun. Hanya karena ini Covid-19 harus dilakukan,” pungkas dia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berjanji untuk segera memperbaiki kekurangan yang ada di Pasar Legi. Untuk tampias yang terjadi Basuki mengatakan, hal tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Nanti kita pasang kanopi. Tapi kemarin memang hujan yang besar. Pesawat Garuda sempat holding satu jam di udara sebelum mendarat. Tapi memang sangat ekstrem, sehingga ada tampias. Nanti akan kita evaluasi untuk mengatasi tampias tadi,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Cari Solusi Agar PPPK Tak Terdampak Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta Pemkab mengoptimalkan PAD untuk mengantisipasi dampak kebijakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Tekankan Sikap Objektif dan Proporsional

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa posisi ...
LEGISLATIF

Kondisi Geopolitik Timur Tengah jadi Tantangan Penyelenggaraan Haji ke Depan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah perihal tantangan ...
LEGISLATIF

Selaraskan Aturan Pusat, DPRD dan DPMD Jombang Bakal Revisi Perda Pilkades

JOMBANG – Komisi A DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan ...
KRONIK

Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, di Kantor ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Apresiasi Raperda Pembentukan Lima Desa Baru, Soroti Kesiapan SDM dan Kemampuan Fiskal Pemkab Ponorogo

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungannya terhadap pembentukan lima ...