Senin
02 November 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngawi Kondusif, 7 Perusahaan Masuk Berpotensi Serap 27.000 Tenaga Kerja

pdip-jatim-eksekutif-150122-ngawi

NGAWI – Iklim usaha di Kabupaten Ngawi terbilang kondusif. Buktinya, para pengusaha lokal banyak berperan dalam kewirausahaan. Tak cuma itu, tujuh investor masuk dengan nilai investasi triliunan rupiah berpotensi menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai pelantikan BPC HIPMI Kabupaten Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Sabtu (15/1/2022).

Bupati Ony menyebut, adanya pengusaha lokal juga memberikan alternatif pilihan bagi warga masyarakat Ngawi dalam mencari pekerjaan.

“Banyak hal yang bisa disinergikan, kami berharap kegiatan BPC HIPMI Kabupaten Ngawi bisa bermanfaat bagi masyarakat Ngawi,” ucap Bupati Ony kepada awak media.

HIPMI Kabupaten Ngawi disebut Bupati Ngawi telah banyak berperan dalam perkembangan dunia kewirausahaan di Ngawi.

Diantaranya yang dia sebutkan, HIPMI Kabupaten Ngawi telah tersertifikasi menjadi trainer pelaku UMKM. Kurasi barang-barang yang belum tersertifikasi.

“Itu dari HIPMI sudah bisa memfasilitasi,” ujar Bupati dari PDI Perjuangan itu.

Termasuk saat Bupati Ngawi meminta HIPMI untuk membuat Koperasi Tani Ngawi Mandiri. Dimana Koperasi itu sebagai vendor kepada perusahaan beras yang ada di Kabupaten Ngawi, sebagai penguatan kelembagaan Poktan dan Gapoktan.

“Banyak yang sudah dilakukan HIPMI, tinggal kita mendukung, memberikan peluang-peluang apa yang bisa disinergikan,” ujarnya.

Tujuh Investor Tanam Modal di Ngawi, Potensi Serap Puluhan Ribu Pekerja

Sementara itu, masih di lokasi yang sama, Bupati Ngawi menyebut telah ada tujuh Investor yang menanam modal di Kabupaten Ngawi.

Nilai investasinya pun tak sedikit. Dari total tujuh investor, mencapai triliunan rupiah.

“Total investasinya kurang lebih Rp 1,8 triliun dari tujuh investor itu,” ucapnya.

Investor yang masuk di Kabupaten Ngawi itu, jelas Bupati Ngawi, empat diantaranya bergerak di bidang alas kaki, perusahaan lem, tas rajut, dan pabrik pakan ternak.

“Lahan yang diminta kurang lebih 75 hektar. Tiga perusahaan di Geneng, dua di Kasreman, satu di Karangjati, dan satu di Sidolaju,” ungkapnya.

Dengan adanya ke tujuh perusahaan itu, kata Bupati Ngawi, berpotensi menyerap hingga 27 ribu tenaga kerja.

“Total lahan yang diminta 75 hektar, total investasi dari tujuh itu Rp1,8 triliun. Dan serapan tenaga kerjanya kurang lebih 27 ribu,” ucapnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...