BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, S. Ag., dalam rangka memperingat HUT ke-49 PDI Perjuangan menggelar pertunjukan seni dan budaya. Dengan mengusung tema “Rampak Naong Beringin Korong”, gelaran seni-budaya tersebut dimaksudkan untuk melestarikan budaya Madura di era milenial.
Pagelaran seni yang berlangsung di kediaman Mahfud, Perumahan IMC Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, menyuguhkan gending-gending yang dilantunkan oleh pesinden dan penggerong diiringi alat musik gamelan Madura.
Selaku pekerja seni tradisional Madura, Mahfud mengatakan, tujuan diselenggarakannya gelaran “Rampak Naong, Biringin Korong” tersebut untuk mengenalkan seni tradisional pada kaum milenial agar kesenian tradisional Madura tetap ada dan terjaga.
“Tujuan diselenggarakan Rampak Naong, Biringin Koneng ini untuk mengenalkan seni tradisional pada kaum milenial agar kesenian tradisional ini tetap ada dan terjaga,” ujarnya di Bangkalan, Sabtu (15/1/2022).
Anggota komisi C DPRD Jatim itu juga menjelaskan, tidak hanya melestarikan kesenian tradisional, pagelaran “Rampak Naong, Biringin Korong” itu juga diharapkan mampu memberdayakan rekan-rekan seniman yang terdampak Covid-19 di wilayah Pulau Madura.
“Saya kira selama pandemi, rekan-rekan seniman pada mandek. Aktivitas mereka dibatasi. Karena itu, semoga dengan pagelaran seni ini dapat membantu meringankan beban rekan-rekan seniman, sekaligus memberi ruang apresiasi,” jelasnya.
Lebih jauh, Mahfud berharap pagelaran seni “Rampak Naong Beringin Korong” menjadi sarana untuk mengenalkan sekaligus mempromokan seni tradisional Madura pada masyarakat luas dan manca negara.
“Kita akan mendorong pagelaran-pagelaran seni di Madura. Harapannya, kesenian Madura mendapatkan ruang apresiasi yang layak, dan masyarakat luas bisa mengenalnya. Dan tentunya, kita juga berharap kesenian Madura bisa mendunia,” tandasnya. (set).
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












