Selasa
03 November 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa Ingatkan Eksekutif Agar Cermat Menyiapkan Dana Pemilukada 2024

pdip-jatim-dprd-jatim-281221-diana-sasa-a

MAGETAN – Anggota Komisi A DPRD Jatim, Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa mengingatkan kepada pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi untuk menyiapkan secermat mungkin alokasi dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (pemilukada) Tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Diana Sasa saat kunjungan kerja Komisi A DPRD Jawa Timur di Magetan, Selasa (28/12/2021).

Pada kunjungan kerjanya itu rombongan Komisi A DPRD Jatim ditemui Sekda Kabupaten Magetan, Hergunadi, beserta jajarannya. Hadir pula Ketua Komisi A DPRD Magetan, Suwarno; Ketua KPU Magetan, Fahrudin; dan Ketua Bawaslu Magetan, Hendrad Subiyakto.

Pertemuan berlangsung di Ruang Ki Mageti, komplek kantor Pemkab Magetan. Kunker ini membahas persiapan dana pemilihan umum kepala daerah baik kabupaten maupun provinsi pada 2024.

“Di tengah banyaknya efisiensi refocusing APBD saat ini, pemda maupun pemprov harus benar-benar menyiapkan alokasi dana untuk kebutuhan pemilu kepala daerah dan gubernur mendatang,” kata Diana Sasa.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Magetan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek dan Pacitan ini menambahkan, penyiapan anggaran mesti dilakukan mulai dari saat sekarang. Sebab, lanjut dia, jika dilakukan secara mendadak, kemudian terjadi kepanikan lantaran anggaran tidak mencukupi.

“Jadi, kita persiapkan sebaik-baiknya agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik,” kata Diana Sasa.

Apalagi, lanjut legislator asal Magetan ini, pemilihan kepala daerah baik kabupaten maupun provinsi mendatang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Utamanya karena faktor pandemi yang belum tahu kapan berakhir. Otomatis ada penambahan biaya untuk penyesuaian situasi new normal,” kata Diana Sasa.

Ketua Komisi A DPRD Jatim Istu Hari Subagyo menambahkan, dana cadangan provinsi yang telah diplot di APBD, akan dibuatkan perda untuk bisa digunakan.

Sementara Ketua KPU Magetan, Fahrudin menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi terkait dana sharing karena dana pemilu kepala daerah naik 200 persen lebih dari pemilu sebelumnya. Ini berdasarkan evaluasi dari penyelenggaraan pilkada lalu.

“Ada unit pembiayaan yang sebelumnya tidak ada, seperti santunan panitia penyelenggara pemilu yang sakit atau meninggal, anggaran APD, pembubaran penyelenggara PPS dan PPK, desa percontohan pemilu, media teleconference, dan penambahan honorarium penyelenggara,” jelasnya.

KPU Kabupaten mengusulkan ada dana sharing dari provinsi, terutama untuk Panitia Pemutakhiran Data Pemilih, pendirian TPS, dan honorarium KPPS. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...