Rabu
09 September 2026 | 3 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

JLC Coban Talun Batu Tangkarkan Lutung Jawa

coban talun batu

coban talun batuBATU – Pemkot Batu terus menggenjot penggarapan wana wisata Coban Talun di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji Kota Batu pasca penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Perum Perhutani KPH Malang dengan Pemkot Batu tentang pengelolaan hutan di Coban Talun 4 januari 2015 lalu. Hal ini ditunjukkan dengan mendatangkan hewan-hewan baru di area silvopasture atau wanaternak minggu ini.

Kawasan pusat rehabilitasi lutung Jawa di Coban Talun yang lebih dikenal dengan Javan Langur Center (JLC) itu mendapat kiriman dua ekor lutung Jawa pada hari Rabu 14 Januari lalu. Primata asli pulau Jawa tersebut kiriman dari pusat rehabilitasi primata Jawa di Patuha, Bandung Jawa Barat.

Dua lutung Jawa berkelamin betina yang diberi nama Tambor (11) dan Melon berumur (9) itu hasil penangkaran di Port Lympne Wild Animal Park Inggris. Lutung tersebut dikirim dari Inggris sejak enam bulan lalu.

Di Patuha, dua lutung Jawa itu terlebih dulu terlebih dahulu direhabiliasti dengan dimasukkan ke dalam kandang khusus agar bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Setelah enam bulan baru dikirim ke JLC. Saat ini di JLC terdapat 19 ekor lutung Jawa. Dengan tambahan tambahan dua ekor, jumlahnya menjadi 21 ekor.

Rencananya di JLC akan dikawinkan dengan lutung jantan yang terlebih dahulu menempati kandang milik JLC. “Nanti kami kawinkan dahulu, agar memiliki kelompok sendiri, selanjutnya akan dilepas ke alam bebas,” ungkap Iwan Kurniawan, Project Manager Javan Langur Center Coban Talun Batu.

Selain Lutung, pemkot Batu akan menangkarkan 50 rusa yang didatangkan dari Istana Kepresidenan Bogor maupun Istana Kepresidenan Jakarta. ”Informasinya di dua istana kepresidenan sudah overload rusa. Makanya kami datangkan ke Batu,” kata Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Jumat (16/1/2015).

Untuk mendatangkan 50 ekor rusa tersebut Pemkot Batu menganggarkan Rp 350 juta. Anggaran tersebut sudah tersedia di APBD 2015. “Sekarang ini masih menyiapkan kandang untuk rusa yang akan didatangkan ke Coban Talun,” jelas ER, sapaan akrab Eddy Rumpoko.

Rencananya program silvopasture tersebut untuk menarik wisatawan berkunjung ke Coban Talun. Program ini dilakukakan bekerja sama dengan Lembagan Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

“Mereka yang nantinya akan mengelola kawasan tersebut. Selain menambah pendapatan masyarakat juga menggairahkan kawasan Coban Talun, sehingga pendapatan daerah dari sektor wisata juga akan naik,” ujar wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu.

Selain silvopasture di Coban Talun, juga akan dikembangkan eco wisata maupun agroforestry. Di dalam hutan produksi tersebut juga dikembangkan pertanian dengan pola tumpang sari. pertanian organik jenis wortel, kentang dan berbagai jenis sayur. (sa/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...