Kamis
27 Agustus 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sukses Gelar Percepatan Vaksin Dewasa, Surabaya Jadi Lokomotif Percepatan Vaksin Anak

pdip-jatim-211217-eri-vaksinasi-anak-1

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus lakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Setelah sukses dalam percepatan vaksin dewasa, lansia, dan anak usia 12-18 tahun, kini Pemkot Surabaya menyasar vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, yakni pelajar di bangku Sekolah Dasar (SD)/ Masrasah Ibtidaiyah (MI).

Terhitung mulai 15 Desember lalu hingga sepuluh hari ke depan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak sudah dimulai. Pelaksanaan tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Percepatan vaksinasi anak di Kota Surabaya dilakukan bagi 116 sekolah SD/MI dengan total perempuan dan laki-laki sejumlah 25.741 siswa.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan tujuan dari percepatan vaksinasi, yakni untuk mempermudah pembelajaran tatap muka (PTM) dan menekan angka penularan Covid-19 di Kota Pahlawan.

“Insya Allah dengan vaksinasi ini, Covid-19 di Kota Surabaya bisa semakin melandai dan hilang dari kota ini,” kata Wali Kota Eri, saat meninjau vaksinasi di SD Negeri Kaliasin I, Rabu (15/12/2021).

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri itu menerangkan, bahwa percepatan vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan secara bertahap dan bekerjasama dengan jajaran Forkopimda Surabaya.

“Jadi nggak bebarengan semua hari ini, karena sebagian tenaga kesehatan (nakes) masih ada yang melayani pasien umum dan lansia. Misal, jumlah vaksinnya 100.000, pasti akan kita bagikan ke Forkopimda, setelah itu menyebar. Nanti mobilnya pak Kapolrestabes di lokasi mana, kemudian pemkot mobilnya di mana. Kalau sudah terbagi, maka bisa tercapai 70.000 vaksinasi,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut memastikan bahwa siswa SD/MI yang nantinya melaksanakan PTM, itu siswa yang sudah divaksin. Sedangkan siswa yang belum divaksin, tetap mengikuti pembelajaran lewat daring.

“Insya Allah yang PTM kami wajibkan untuk siswa yang sudah vaksin. Sedangkan yang belum vaksin, tetap belajar melalui daring, karena untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Eri Menyampaikan terimakasih kepada Ibu Gubernur Jatim karena telah mendukung proses vaksinasi covid-19 untuk anak SD/MI.

Menurutnya, keberhasilan Surabaya mencapai level 1 tidak terlepas dari peran serta Ibu Gubernur Jatim.

“Bu Gubernur ini bukan hanya sekadar seorang gubernur, tapi bu gubernur ini adalah seorang nyai. Dengan adanya bu nyai, maka doa kami akan mudah diijabah oleh Gusti Allah, makanya Surabaya bisa masuk ke level 1 lebih cepat. Matur nuwun bu nyai,” pungkasnya.

Perlu dikertahui bahwa dalam vaksinasi anak usi 6-11 tahun bagi pelajar SD/ MI se-Surabaya ini menggunakan vaksin jenis Sinovac dengan dosis 0,5 mililiter. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan Pengeboran Sumur Air Bersih di Madura

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, bantuan pengeboran sumur air bersih di Dusun Tlandung ...
HEADLINE

Sambut Muktamar ke-35 NU, PDIP Jatim Buka Posko Gratis untuk Layani Muktamirin

“Monggo mampir. Kalau lelah, bisa beristirahat sebentar. Kalau ingin memeriksa kondisi kesehatan, teman-teman ...
KRONIK

Diana Sasa Berharap Muktamar ke-35 NU Lahirkan Kepemimpinan yang Dekat dengan Persoalan Umat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa) berharap ...
LEGISLATIF

Yayuk PDIP Minta Faskes Tingkatkan Pelayanan dan Jangan Tolak Pasien

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Yayuk Bannar Sri Pangayom, berharap kepada seluruh ...
SEMENTARA ITU...

Jelang Hari Jadi ke-832, Mas Ipin Ajak Warga Jaga Alam: Minimal Jangan Rusak Ekosistem

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin mengajak warga menjaga kelestarian alam dan tidak merusak ekosistem ...