Rabu
02 September 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Radikalisme Agama, Gus Mis Minta Kader Banteng Jadi Jubir Pancasila

pdip-jatim-211210-gus-mis-diklat-madya-1

BATU – Intelektual muda NU Zuhairi Misrawi yang juga politisi PDI Perjuangan mengajak seluruh kader Banteng peserta Pendidikan Kader Madya yang digelar Badiklatda PDIP Jawa Timur, agar menggelorakan spirit yang terkandung dalam setiap butir sila Pancasila.

“Seluruh kader partai, seluruh petugas partai itu harus mempunyai satu keyakinan, satu kepercayaan diri, satu optimisme. Bahwa Pancasila adalah salah satu kekuatan kita dalam berbangsa dan bernegara,” tandas Zuhairi Misrawi, saat menjadi pemateri pendidikan kader madya, Jumat (10/12/2021).

Tuhan Yang Maha Esa, sebutnya, telah menghendaki bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang majemuk. Dengan berbagai keanekaragaman etnis, suku, bahasa, dan agama di dalamnya.

Menurutnya, hal ini yang kemudian oleh Bung Karno ditafsirkan sebagai konsep Ketuhanan yang Berkeadaban, di mana setiap warga negara hidup saling menghormati dan menghargai satu sama lainnya.

Namun demikian, lanjut Gus Mis, sapaan akrabnya, Pancasila sebagai ideologi negara mendapatkan tantangan melalui munculnya ideologi radikalisme yang membawa nilai intoleransi di tengah masyarakat.

“Yang terus bergerak setelah reformasi, ketika semua kran kebebasan dibuka. Muncul kelompok-kelompok yang kita tidak pernah tahu, tidak pernah berjasa bagi negeri ini, tapi mereka ingin menghancurkan budaya kita, kultur kita yang toleran,” bebernya.

Alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir yang baru saja dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Republik Tunisia ini menjelaskan, hasil temuan survei menunjukkan data yang mengkhawatirkan.

Yakni sebanyak 29,5 persen mahasiswa menolak pemimpin non muslim dan 23,5 persen mahasiswa mendukung negara Islam.

Dia menegaskan, ancaman fundamentalisme agama terhadap ideologi Pancasila adalah nyata adanya. Menurutnya, hal utama yang mendorong lahirnya fundamentalisme agama adalah kurangnya pemahaman tentang agama itu sendiri.

“Ini akibatnya kalau kita tidak menjadi juru bicara Pancasila maka fundamentalisme akan menyebar. Maka kita, seluruh kader PDI Perjuangan harus yakin dan optimis akan kepercayaan diri kita,” terang Koordinator Kajian dan Penelitian di Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU.

Menjadi juru bicara dan garda terdepan dalam mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila, seperti amanah Bung Karno bahwa di Negara Indonesia yang merdeka ini, tidak mengenal adanya konsep mayoritas dan minoritas.

“Kita harus punya satu kebijakan publik untuk mendorong kebersamaan kita sebagai warga bangsa. Juga mendorong kelompok masyarakat sipil yang secara konsisten mendorong terciptanya kehidupan yang harmoni,” ujar Gus Mis.

Dia berpesan, bahwa seluruh kader PDI Perjuangan harus menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman mutlak dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Hal ini sebagai sebuah kekuatan untuk mempertahankan nilai-nilai toleransi dan multikulturalisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Ketua Pansus 2 DPRD Tulungagung Tekankan Perda Kesejahteraan Sosial Harus Berdampak Nyata

TULUNGAGUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan bahwa Perda ...