Jumat
17 April 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Ratusan Kader Banteng Ponorogo, Agung Ingatkan Komitmen Kerakyatan Partai

PDIP-Jatim-Agung-30112021

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menggelar serap aspirasi atau reses di halaman rumahnya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan pada Senin malam (29/11/2021). Hadir dalam reses tersebut pengurus PAC Kecamatan Kota Ponorogo, PAC Babadan, pengurus Ranting Kota dan Babadan, dan Komunitas Wanita Tani (KWT) Babadan.

Agung menyampaikan, reses kali ini terkait sosialisasi dana RT (rumah tangga) yang telah cair secara bertahap, 2,5 juta untuk tiga bulan. Rencananya, tiap RT akan mendapatkan total 10 juta tiap tahunnya.

“Sosialisasi dana RT turun. Ini kebijakan bupati. Dana RT sementara cair 2,5 juta. Totalnya nanti 10 juta. Jadi, kita punya bupati dari PDI Perjuangan, mari kita mengawal pemerintahan,” jelasnya.

Selain itu, menurut Agung, kerja politik dilakukan tidak hanya menjelang pemilu, namun juga harus dilakukan sewaktu-waktu.

“Bagaimana kerja politik tidak dilakukan menjelang pemilu saja. Mulai hari ini membangun rumah idealisme, membangun komunitas, dalam rangka biar kader bisa bersilaturahmi, saling diskusi. Sehingga kerja politik diharapkan bisa membangun ekonomi kerakyatan dan membangun kebersamaan,” jelasnya.

Menurut Agung, banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu rakyat kecil dan semata-mata bukan karena pemilu saja. Salah satunya dengan melakukan pendampingan orang sakit yang membutuhkan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

“Bagaimana kita peduli terhadap marhaen (wong cilik). Tubuh kita tetap melangkah bukan karena pemilu, melainkan sewaktu-waktu rakyat butuh, ya kita bantu. Jadi, saya harap kader PDI Perjuangan jadi ujung tombak mensyiarkan pemerintah. Yang terpenting itu intinya,” tegasnya.

Terkait dengan rumah idealisme/komunitas, dia berencana akan membuat sebuah angkringan di pusat kota untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat.

“Bikin angkringan biar kumpul. Hasilnya nanti masuk ke kelompok. Setiap kelompok punya usaha masing-masing. Bagaimana tiap kelompok bereksperimen, menciptakan kreativitas, dan produktivitas kader. Tidak hanya minta seragam, tapi juga harus ada program buat dikelola untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” ungkap anggota komisi A DPRD Ponorogo itu.

“Membumikan marhaenisme adalah bagaimana membangun kepercayaan diri kader, bahwa saya sebagai wakil rakyat harus mendampingi rakyat. Bukan karena menjelang pemilu, tapi selamanya kita peka dan peduli terhadap problematika rakyat,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...