Sabtu
27 Juni 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Kasus Dugaan Pencabulan Bocah Panti, Renny: Usut Tuntas

pdip-jatim-renny-pramana-300421-a
Ketua Komisi E DPRD Jatim, Renny Pramana

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana berharap kasus dugaan pencabulan dan persekusi yang dialami anak perempuan penghuni panti asuhan di Kota Malang, diusut tuntas.

“Peristiwa tersebut sangat memprihatinkan. Saya minta APH (aparat penegak hukum) mengusut tuntas, dan memberikan hukuman berat kepada pelaku jika terbukti bersalah, untuk menumbuhkan efek jera,” kata Renny di Surabaya, Rabu (24/11/2021).

Legislator yang akrab dipanggil Bunda Renny ini menambahkan, akibat perbuatan para pelaku tersebut, akan memunculkan persoalan efek trauma yang berkepanjangan bagi korban.

Dia menyebut, untuk memulihkan akibat trauma itu, butuh proses dan bantuan beberapa pihak. “Kasus ini menjadi perhatian Komisi E DPRD Jatim dengan harapan ke depannya tidak muncul kasus serupa,” ujar perempuan yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Yang tidak kalah penting, imbuh Renny, adalah akar masalah atau regulasi dan tata kelola panti asuhan tersebut.

“Secara umum regulasi dan tata kelola di seluruh panti asuhan di Jatim perlu ditinjau kembali, apakah sudah sesuai standar apa belum agar kasus-kasus serupa tak muncul di kemudian hari,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar luas video penganiayaan terhadap seorang remaja putri oleh sejumlah pelaku yang diduga masih berusia remaja. Remaja yang dianiaya tersebut diduga menjadi korban pencabulan dan penganiayaan.

Saat ini Polresta Malang sedang menangani kasus dugaan pencabulan dan penganiayaan itu dengan memeriksa 10 orang saksi.

Sementara itu, Kementerian Sosial memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan pencabulan dan persekusi terhadap seorang anak penghuni sebuah panti asuhan di Malang. Menteri Sosial Tri Rismaharini memerintahkan anak buahnya untuk bersinergi dengan penegak hukum.

Pelaksana tugas Kepala Biro Hukum Kemensos, Evy Flamboyan Minanda, menyatakan langkah yang sudah dijalankan ialah mendatangi Bareskrim Polri untuk mendorong dan memastikan penanganan kasus tersebut lebih diperhatikan. “Namun anak tetap mendapatkan hak untuk pendampingan,” ujar Evy, Rabu (24/11/2021).

Kemensos sudah mengirim surat resmi kepada Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri untuk merespons masalah ini. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal, Kemensos meminta Mabes Polri agar menindak tegas pelaku dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak korban.

Evy menuturkan kehadiran Kemensos untuk memastikan aspek keadilan hukum berjalan seiring dengan pemenuhan hak anak. Ia menilai kasus pidana yang melibatkan anak, tidak hanya fokus pada penanganan kasusnya, tapi juga pemenuhan hak, seperti dampak dan trauma kepada korban.

“Korban akan mendapatkan pendampingan dari pekerja sosial (peksos) untuk memastikan perlindungan dan hak-hak anak terpenuhi sesuai dengan UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan tindak pidana anak,” ujar Evy.

Kemensos sudah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen khusus terhadap penanggungjawab panti asuhan putri di Malang. Kemensos juga meminta klarifikasi kepada penanggungjawab panti asuhan anak, sekaligus menginvestigasi apakah lembaga tersebut terdaftar atau belum. (goek/bs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Erma Susanti Tekankan Iklim Demokrasi Harus Dibangun di Dalam dan di Luar Kampus

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menekankan bahwa iklim ...
KABAR CABANG

Lewat E-Sport, PDIP Kota Malang Bumikan Nilai Perjuangan Bung Karno kepada Gen Z

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar turnamen e-sport Mobile Legends sebagai cara membumikan nilai perjuangan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Senam Zumba Bareng Ratusan Warga, Berikan Hadiah Peralatan Dapur

​TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Senam Zumba dan Aerobik ...
LEGISLATIF

Komisi D DPRD Surabaya Dukung Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran SD dan SMP

Komisi D DPRD Surabaya mendukung rencana Pemkot Surabaya menjadikan buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...