Jumat
05 Juni 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Jawab Kritikan Soal Calon Pemimpin Bangsa dengan Ini

pdip-jatim-211115-djarot-1

JAKARTA – Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menegaskan, dengan berbagai kegiatannya, PDI Perjuangan menjawab kritikan publik terhadap partai politik (parpol) yang kerap dianggap tak melaksanakan fungsinya menyiapkan calon pemimpin bangsa, baik di pusat dan daerah.

Menurutnya, PDI Perjuangan justru menunjukkan bahwa partai pemerintah ini berbeda dengan yang lain, karena konsisten melaksanakan kaderisasi dengan cara modern. Djarot mengatakan kaderisasi berjenjang yang dilakuan PDI Perjuangan adalah jawaban atas kritikan tersebut.

“Kita konsisten. Sebelum yang lain, kita telah lebih dulu menggelar sekolah partai cakada dan caleg, kaderisasi berjenjang secara terus menerus,” tegas Djarot, di acara pengenalan Pendidikan Kader Nasional (PKN) DPP PDI Perjuangan di Lentengagung, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021).

“PDI Perjuangan sebagai partai pelopor dikelola secara modern. Pendidikan kader terus menerus dan berkelanjutan. Sebelum pelaksanaan PKN, telah dilakukan sekolah partai calon kepala daerah, ToT guru kader, dan ToT kader tingkat madya,” tambah dia.

Djarot menegaskan PDI Perjuangan menjalankan tiga fungsi utama partai politik yakni rekrutmen, pendidikan/kaderisasi serta penugasan dan penempatan kader. “Ini bentuk soliditas partai yang sehat. Banyak kepala daerah dan menteri dari internal PDI Perjuangan yang diakui kemimpinannya,” sebutnya.

Kaderisasi yang terus menerus dilakukan PDI Perjuangan, lanjut Djarot, untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kader dalam pemahaman ideologi. Sekaligus untuk menjawab bagaimana ideologi Pancasila bisa mengantisipasi dan menjawab problem di tingkat nasional dan lokal.

“Peningkatan kapasitas dalam pemahaman ideologi tidak hanya dihafal, tapi bagaimana cara bertindak dalam mengatasi masalah,” ujar mantan Wali Kota Blitar dua periode ini.

Djarot mengatakan kader PDI Perjuangan harus mampu memahami dialektika pemikiran Bung Karno untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa.

“Bung Karno mengingatkan bahwa bangsa yang bisa memenangkan persaingan adalah yang punya karakter dan jati diri yang kuat. Jadi proses nation and character building secara terus menerus,” bebernya.

Agenda PKN ini memerhatikan situasi pandemi Covid-19 sehingga penyelenggaraannya dilakukan secara hybrid.

“Karena ini kaderisasi tingkat utama maka evaluasi pertama adalah kedisiplinan. Meski secara virtual, kedisiplinan itu juga tetap bisa dinilai,” terang Djarot.

Sebanyak 77 peserta akan mengikuti pelatihan secara virtual selama dua hari, dan dilanjutkan kaderisasi secara tatap muka hingga 21 November depan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...
LEGISLATIF

Plt Ketua DPRD Magetan Hadiri Musyawarah Agama 10 Kabupaten: Momentum Perkuat Ekonomi dan Syiar Islam

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno SSos, menghadiri acara Pengajian Akbar ...