Kamis
10 September 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Yogya Ingin Belajar di Koperasi SBW Malang, Untari: Silakan

pdip-jatim-211107-untari-kader-madya-yogya-1

YOGYAKARTA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno MAP mendapat kesempatan jadi narasumber materi mengenai Sistem Ekonomi Pancasila dalam Pendidikan Kader Madya yang digelar Badiklatda PDI Perjuangan DI Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021).

Untari merasa terhormat dapat bisa mendapatkan kesempatan menjelaskan mengenai sistem ekonomi Pancasila.

Menurutnya sistem ekonomi Pancasila ini merupakan amanah para pendiri bangsa Indonesia untuk memajukan kesejahteraan umum.

“Untuk memajukan kesejahteraan umum itu, salah satunya dengan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,” beber Untari, Minggu (7/11/2021).

Hal ini kemudian ditegaskan kembali dalam sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, banyak jalan. Salah satunya, seperti yang dia tempuh, adalah melalui koperasi.

“Maka saya berkonsentrasi di koperasi dan koperasi yang saya geluti selama ini adalah salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan sosial itu,” terangnya.

Dalam upaya koperasi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang tersebut mengaplikasikan prinsip tanggung renteng.

Dia menyebut, sistem tanggung renteng merupakan prinsip yang berlandaskan kepada gotong-royong berdasarkan kepada suatu asas keterbukaan, musyawarah, dan saling percaya.

Melalui prinsip tanggung renteng ini, setiap anggota memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab untuk membesarkan koperasi.

“Koperasi dengan model tanggung renteng sebagai salah satu bentuk ekonomi Pancasila yang seharusnya menjadi implementasi sistem ekonomi Pancasila,” ungkap Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.

Setelah mengikuti paparan dari Sri Untari, para peserta Pendidikan Kader Madya akan mengunjungi Koperasi SBW Malang.

Kader-kader Banteng Yogya itu ingin belajar secara langsung bagaimana penerapan sistem tanggung renteng dalam menjalankan koperasi bisa berhasil meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

“Kita persilakan seluruhnya untuk belajar secara langsung di Koperasi SBW Malang,” bebernya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun Langsung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Tak Mampu

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin turun langsung ke pelosok Desa Melis untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi ...