Rabu
10 Juni 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Yogya Ingin Belajar di Koperasi SBW Malang, Untari: Silakan

pdip-jatim-211107-untari-kader-madya-yogya-1

YOGYAKARTA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno MAP mendapat kesempatan jadi narasumber materi mengenai Sistem Ekonomi Pancasila dalam Pendidikan Kader Madya yang digelar Badiklatda PDI Perjuangan DI Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021).

Untari merasa terhormat dapat bisa mendapatkan kesempatan menjelaskan mengenai sistem ekonomi Pancasila.

Menurutnya sistem ekonomi Pancasila ini merupakan amanah para pendiri bangsa Indonesia untuk memajukan kesejahteraan umum.

“Untuk memajukan kesejahteraan umum itu, salah satunya dengan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,” beber Untari, Minggu (7/11/2021).

Hal ini kemudian ditegaskan kembali dalam sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, banyak jalan. Salah satunya, seperti yang dia tempuh, adalah melalui koperasi.

“Maka saya berkonsentrasi di koperasi dan koperasi yang saya geluti selama ini adalah salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan sosial itu,” terangnya.

Dalam upaya koperasi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang tersebut mengaplikasikan prinsip tanggung renteng.

Dia menyebut, sistem tanggung renteng merupakan prinsip yang berlandaskan kepada gotong-royong berdasarkan kepada suatu asas keterbukaan, musyawarah, dan saling percaya.

Melalui prinsip tanggung renteng ini, setiap anggota memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab untuk membesarkan koperasi.

“Koperasi dengan model tanggung renteng sebagai salah satu bentuk ekonomi Pancasila yang seharusnya menjadi implementasi sistem ekonomi Pancasila,” ungkap Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.

Setelah mengikuti paparan dari Sri Untari, para peserta Pendidikan Kader Madya akan mengunjungi Koperasi SBW Malang.

Kader-kader Banteng Yogya itu ingin belajar secara langsung bagaimana penerapan sistem tanggung renteng dalam menjalankan koperasi bisa berhasil meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

“Kita persilakan seluruhnya untuk belajar secara langsung di Koperasi SBW Malang,” bebernya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...