Selasa
21 April 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Yogya Ingin Belajar di Koperasi SBW Malang, Untari: Silakan

pdip-jatim-211107-untari-kader-madya-yogya-1

YOGYAKARTA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno MAP mendapat kesempatan jadi narasumber materi mengenai Sistem Ekonomi Pancasila dalam Pendidikan Kader Madya yang digelar Badiklatda PDI Perjuangan DI Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021).

Untari merasa terhormat dapat bisa mendapatkan kesempatan menjelaskan mengenai sistem ekonomi Pancasila.

Menurutnya sistem ekonomi Pancasila ini merupakan amanah para pendiri bangsa Indonesia untuk memajukan kesejahteraan umum.

“Untuk memajukan kesejahteraan umum itu, salah satunya dengan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,” beber Untari, Minggu (7/11/2021).

Hal ini kemudian ditegaskan kembali dalam sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, banyak jalan. Salah satunya, seperti yang dia tempuh, adalah melalui koperasi.

“Maka saya berkonsentrasi di koperasi dan koperasi yang saya geluti selama ini adalah salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan sosial itu,” terangnya.

Dalam upaya koperasi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang tersebut mengaplikasikan prinsip tanggung renteng.

Dia menyebut, sistem tanggung renteng merupakan prinsip yang berlandaskan kepada gotong-royong berdasarkan kepada suatu asas keterbukaan, musyawarah, dan saling percaya.

Melalui prinsip tanggung renteng ini, setiap anggota memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab untuk membesarkan koperasi.

“Koperasi dengan model tanggung renteng sebagai salah satu bentuk ekonomi Pancasila yang seharusnya menjadi implementasi sistem ekonomi Pancasila,” ungkap Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.

Setelah mengikuti paparan dari Sri Untari, para peserta Pendidikan Kader Madya akan mengunjungi Koperasi SBW Malang.

Kader-kader Banteng Yogya itu ingin belajar secara langsung bagaimana penerapan sistem tanggung renteng dalam menjalankan koperasi bisa berhasil meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

“Kita persilakan seluruhnya untuk belajar secara langsung di Koperasi SBW Malang,” bebernya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...
EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...