Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jalan Sunyi” Diana Sasa dan Petani Jatirejo Ngawi di Pertanian Organik

pdip-jatim-dprd-jatim-30102021-diana-sasa-a

NGAWI – Di petak persawahan padi organik Desa Jatirejo Kecamatan Ngawi, anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Verawatiningsih dan sejumlah petani berbincang. Merintis masa depan pertanian organik di antara bentangan sawah bertabur pupuk kandang.

Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa mengunjungi petani organik Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kali kedua legislator PDI Perjuangan itu bertatap muka langsung dengan anggota Kelompok tani (Poktan) Sultan Organik Jatirejo.

Siang itu, matahari malu-malu menampakkan diri. Cuaca pengap menyelimuti desa penghasil beras organik itu. Tapi, sejumlah petani antusias mengiringi Diana Amaliah Verawatiningsih melihat lahan pertanian padi organik meraka.

Di kesempatan itu, Diana Sasa juga turun langsung ke lahan sawah. Melihat tanaman padi petani yang sudah mulai menguning. Siap dipanen. Dibawa pulang untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Suasana akrab pun terjalin antara rakyat dan wakilnya. Mereka saling bertanya jawab, ngobrol soal pertanian organik.

Sumarno, salah satu anggota Poktan mengadu kepada Diana Sasa. Pertanian organik perlu disebarluaskan. Sebab petani padi di Ngawi kebanyakan masih konvensional. Pakai pupuk kimia dan bergantung dengan subsidi pupuk.

“Pertanian ramah lingkungan berkelanjutan perlu disebarluaskan. Petani organik perlu diberdayakan, agar petani bisa sejahtera,” adunya.

Diana Sasa lantas menanggapi. Dirinya menyambut baik harapan petani organik itu. Menurutnya, jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) tidak melulu soal bantuan fisik. Bantuan berupa pemberdayaan kelompok masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri, sangat mungkin dilakukan.

“Saya sangat support itu, dan silakan mengajukan. Kalaupun tidak dengan Jasmas, dana pribadi pun tidak masalah,” katanya, Sabtu (30/10/2021).

Sementara itu, saat berada di sekretariat Poktan Sultan Organik Jatirejo, pegiat buku dan literasi itu mengatakan, secara pribadi mendukung penuh pertanian organik. Menurutnya, masa depan pertanian ada di organik. Selain menghasilkan produk yang sehat, juga memberikan warisan yang mahal untuk generasi mendatang.

“Masa depan pertanian itu ada di organik. Bertani organik berarti memberikan penghormatan kepada Ibu Bumi,” ucapnya.

Desa Jatirejo yang dikunjungi Diana Sasa itu salah satu penghasil beras organik di Ngawi. Saat ini, setidaknya sudah ada 7 hektare lahan pertanian yang sudah menerapkan pertanian organik secara penuh.

“Komitmen petani untuk melestarikan alam dengan bertani organik harus kita dukung. Komitmen itu juga akan dilakukan perangkat Desa Jatirejo, dengan beralih ke pertanian organik di musim tanam ini,” tutupnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...