Sabtu
05 September 2026 | 7 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jalan Sunyi” Diana Sasa dan Petani Jatirejo Ngawi di Pertanian Organik

pdip-jatim-dprd-jatim-30102021-diana-sasa-a

NGAWI – Di petak persawahan padi organik Desa Jatirejo Kecamatan Ngawi, anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Verawatiningsih dan sejumlah petani berbincang. Merintis masa depan pertanian organik di antara bentangan sawah bertabur pupuk kandang.

Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa mengunjungi petani organik Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kali kedua legislator PDI Perjuangan itu bertatap muka langsung dengan anggota Kelompok tani (Poktan) Sultan Organik Jatirejo.

Siang itu, matahari malu-malu menampakkan diri. Cuaca pengap menyelimuti desa penghasil beras organik itu. Tapi, sejumlah petani antusias mengiringi Diana Amaliah Verawatiningsih melihat lahan pertanian padi organik meraka.

Di kesempatan itu, Diana Sasa juga turun langsung ke lahan sawah. Melihat tanaman padi petani yang sudah mulai menguning. Siap dipanen. Dibawa pulang untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Suasana akrab pun terjalin antara rakyat dan wakilnya. Mereka saling bertanya jawab, ngobrol soal pertanian organik.

Sumarno, salah satu anggota Poktan mengadu kepada Diana Sasa. Pertanian organik perlu disebarluaskan. Sebab petani padi di Ngawi kebanyakan masih konvensional. Pakai pupuk kimia dan bergantung dengan subsidi pupuk.

“Pertanian ramah lingkungan berkelanjutan perlu disebarluaskan. Petani organik perlu diberdayakan, agar petani bisa sejahtera,” adunya.

Diana Sasa lantas menanggapi. Dirinya menyambut baik harapan petani organik itu. Menurutnya, jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) tidak melulu soal bantuan fisik. Bantuan berupa pemberdayaan kelompok masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri, sangat mungkin dilakukan.

“Saya sangat support itu, dan silakan mengajukan. Kalaupun tidak dengan Jasmas, dana pribadi pun tidak masalah,” katanya, Sabtu (30/10/2021).

Sementara itu, saat berada di sekretariat Poktan Sultan Organik Jatirejo, pegiat buku dan literasi itu mengatakan, secara pribadi mendukung penuh pertanian organik. Menurutnya, masa depan pertanian ada di organik. Selain menghasilkan produk yang sehat, juga memberikan warisan yang mahal untuk generasi mendatang.

“Masa depan pertanian itu ada di organik. Bertani organik berarti memberikan penghormatan kepada Ibu Bumi,” ucapnya.

Desa Jatirejo yang dikunjungi Diana Sasa itu salah satu penghasil beras organik di Ngawi. Saat ini, setidaknya sudah ada 7 hektare lahan pertanian yang sudah menerapkan pertanian organik secara penuh.

“Komitmen petani untuk melestarikan alam dengan bertani organik harus kita dukung. Komitmen itu juga akan dilakukan perangkat Desa Jatirejo, dengan beralih ke pertanian organik di musim tanam ini,” tutupnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...