Rabu
23 September 2026 | 11 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Bencana, Pemkot Madiun Pangkas 70% Pohon Tinggi hingga Cek Sungai

pdip-jatim-eksekutif-281021-kota-madiun-a1

KOTA MADIUN – Menyikapi kemungkinan potensi bencana alam yang terjadi di musim penghujan, Pemkot Madiun melakukan langkah-langkah antisipasi dan mempersiapkan diri sedini mungkin.

Seperti yang dilakukan di Ngrowo Bening, Rabu (27/10/2021). Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, OPD terkait dan relawan terlibat langsung dalam persiapan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Beragam cara menghadapi bencana diperagakan oleh petugas. Seperti bagaimana ketika terjadi kebakaran, banjir, ataupun memberi pertolongan pertama kepada korban bencana. Pun, dapur umum juga disiagakan sebagai salah satu unsur pendukung yang vital manakala terjadi bencana.

‘’BMKG sudah menyampaikan akan ada hujan lebat. Bahkan, disertai angin dan petir. Karenanya, kita juga harus siap. Petugas kita turunkan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi usai Apel Kesiapsiagaan Bencana di Ngrowo Bening.

Maidi menegaskan, petugas akan langsung bergerak sesuai tupoksi masing-masing. Mulai pengecekan aliran sungai, pengecekan pohon-pohon besar, dan potensi kebencanaan lainnya.

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut potensi bencana masih tetap ada di Kota Madiun. Mulai banjir hingga pohon tumbang. Namun, pemerintah terus berupaya mengambil langkah antisipasi.

‘’70 persen pohon yang tinggi-tinggi sudah kita pangkas. Sudah kita rapikan tidak lebih dari 7 meter. Ini untuk antisipasi pohon tumbang,’’ ungkapnya sembari menyebut ada 400 personil gabungan yang dilibatkan.

Sementara itu, pembangunan tangkis di sejumlah titik aliran sungai juga dikebut. Maidi berharap pembangunan sudah beres sebelum hujan turun. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sampah, lanjutnya, sering kali menjadi penyebab banjir di sejumlah titik.

‘’Petugas kita siapkan, peralatan dan infrastruktur kita lengkapi, sedang masyarakat juga terus kita imbau agar ikut menjaga lingkungan,’’ ujarnya.

Terkait wilayah rawan, Maidi menyebut masih di wilayah timur dan utara. Yakni, kiriman air dari Gunung Wilis dan Ponorogo. Seperti diketahui, aliran sungai bengawan juga terhubung dengan di Ponorogo. Karenanya, pembersihan sampah di bengawan juga terus dilakukan.

‘’Bencana bisa datang kapan saja. Prinsipnya, kita yang harus siap dan waspada,’’ pungkasnya. (ant/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia Usai Banjir Bandang Solok

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat antisipasi ...
EKSEKUTIF

Eri Buka Keringanan Sanksi bagi Pembongkar Jaringan Pungli di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang keringanan sanksi bagi pegawai yang terlibat pungutan ...
KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...
LEGISLATIF

Sri Untari Bawa Aspirasi Guru Olahraga ke Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memastikan berbagai aspirasi guru olahraga akan dibawa ...