Rabu
22 Juli 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi Banteng Kota Madiun Kawal Raperda Cagar Budaya

pdip-jatim-dprd-kota-madiun-211021-fraksi

KOTA MADIUN – Kader-kader di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyatakan kesiapannya mengawal Rancangan Perda Cagar Budaya yang diajukan pemkot untuk bisa disahkan menjadi regulasi.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Madiun Sutardi mengatakan, bahwa fraksi yang ia pimpin mendukung penuh Raperda Cagar Budaya. Bahkan, pansus sudah dibentuk dan diketuai oleh Gandhi Hatmoko, anggota fraksi PDI Perjuangan.

“Pansus sudah dibentuk, Pak Gandhi dipercaya menjadi ketuanya,” kata Sutardi, Kamis (21/11/2021) siang.

Sementara itu, Gandhi Hatmoko yang terpilih sebagai ketua Pansus Raperda Cagar Budaya menyatakan bahwa dirinya siap mensukseskan Raperda Cagar Budaya disahkan menjadi Perda. Menurutnya, ada kaitan antara cagar budaya dengan ajaran Bung Karno, yaitu Jasmerah: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.

“Cagar Budaya ini pemanfaatannya kalau itu situs, kawasan atau zona akan menjadi destinasi wisata, pengembangannya ke sana. Dan ini juga ada kaitannya dengan ajaran Bung Karno, Jasmerah. Makanya kita harus all in, harus sukses,” ujar Gandhi.

Legislator Banteng ini menambahkan, sejauh ini Raperda Cagar Budaya sudah sampai tahap uji publik. Setelah uji public akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan eksekutif untuk melengkapi masukan dari eksekutif.

“Setelah itu ada pendampingan dari ahli, finalisasi, lalu paripurna pengambilan keputusan dan kemudian dikirim ke pemerintah provinsi untuk mendapatkan fasilitasi dari gubernur,” katanya.

Gandhi menjelaskan, Cagar budaya dulunya diatur dalam UU Nomor 5 tahun 1992, lalu dicabut dengan UU Nomor 11 tahun 2010. Dengan UU 11/2010 nanti ada peringkat. Dimana yang menjadi kewenangan kota menjadi tanggung jawab pemerintah kota, provinsi tanggung jawab pemerintah provinsi dan nasional menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

“Sekarang sudah dua yang dinyatakan sebagai cagar budaya dan sudah diopeni (dirawat) oleh Balai Cagar Budaya Trowulan, yakni Tanah Perdikan Taman berwujud malam dan masjid. Kemudian, Kuncen yang di sana ada Sendang Patirtan, masjid dan makam Bupati pertama Ronggo Djumeno,” jelasnya. (ant/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...