Selasa
03 November 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Inda: Pelaku Usaha dan UMKM Kita Openi dan Berdayakan

pdip-jatim-211015-inda-raya-umkm

MADIUN – Perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Madiun yang turun dari level 3 ke level 2 membawa angin segar bagi perekonomian di Kota Pecel.

Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri menuturkan, pada penerapan PPKM Level 2 sejumlah aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan. Mulai dari pembukaan tempat hiburan malam (THM) hingga kegiatan seni dan budaya.

Meski sudah sedikit longgar, Inda mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lengah dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan agar Kota Madiun tidak kembali ke level 3.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, sebelum Kota Madiun masuk level 2 pun sebenarnya roda perekonomian di Kota Madiun tetap berjalan.

Inda menjelaskan, salah satu kebijakan yang diambil Pemkot adalah semua ASN di Kota Pendekar telah diinstruksikan agar belanja di lapak UMKM yang ada di kelurahan masing-masing.

“Pelaku usaha dan UMKM ini kita openi dan berdayakan. Dengan belanja ASN selama lima Minggu saja sudah mencapai Rp 5,3 miliar. Itu sudah membuktikan roda perekonomian berjalan sekali,” kata Inda, Jumat (15/10/2021).

Selain ASN, Inda Raya juga melihat lapak UMKM semakin diminati oleh warga di setiap kelurahan.

“Konsep lapak bisa menjadi punjer perekonomian di masing-masing kelurahan sudah mulai jalan, jadi kalau pengen jajan ya cukup di kelurahan saja tidak perlu jauh-jauh,” imbaunya.

Menurutnya, indikator pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun lainnya adalah semakin rendahnya masyarakat yang bisa masuk indikator DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk menerima bantuan dari Kemensos. Hal tersebut juga membuktikan semakin banyaknya masyarakat yang tingkat perekonomiannya naik.

“Saat jatah DTKS pemerintah pusat diperlebar, untuk cari sasaran baru yang bisa masuk indikator DTKS ini tidak banyak,” jelas kakak kandung Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya ini.

Lebih lanjut, dengan masuknya Kota Madiun ke level 2, Inda optimistis sektor perekonomian akan semakin naik seiring adanya pelonggaran kegiatan masyarakat.

“Tapi kita terus motivasi masyarakat agar bisa level 1 dengan tetap menjalankan Prokes. Kalau level 1, hiburan bisa jalan yang itu akan linear dengan naiknya pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...