Selasa
03 November 2026 | 12 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Jawa Timur Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo di Magetan

pdip-jatim-dprd-jatim-121021-kusnadi-a

MAGETAN – Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum ziarah ke makam Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Soerjo di Jalan Salak, Magetan, Selasa (12/10/2021).

Ziarah ke makam gubernur bernama lengkap Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo ini merupakan agenda pribadi Kusnadi.

“Kebetulan hari ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-76 Provinsi Jawa Timur. Saya menyempatkan ziarah ke makam Gubernur Soerjo karena saat agenda dengan gubernur kemarin saya berhalangan hadir,” ujar Kusnadi.

Pada acara tersebut Kusnadi ditemani anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih yang kebetulan tinggal di Magetan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno.

Menurut Kusnadi, ziarah ke makam Gubernur Soerjo, bagian dari menghargai para pendiri bangsa. Sebagai cara generasi penerus bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa.

“Seperti disebut Bung Karno: Jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Beliau adalah peletak dasar Provinsi Jawa Timur,” ujar Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Dijelaskan Kusnadi, Jawa Timur ada karena Bangsa Indonesia ada. “Kita doakan yang terbaik bagi Jatim ke depannya. Dan kita juga memohon bimbingan dari Allah SWT agar Jawa Timur aman dan semakin berkembang tingkat perekonomiannya,” harapnya.

Kusnadi mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Timur, terutama generasi muda untuk meneladani jejak perjuangan dan pengorbanan para pahlawan nasional. Serta terus membangun komitmen perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan dari para pahlawan nasional.

Dalam sejarahnya, Gubernur Soerjo menjabat sebagai Gubernur Jatim pada tahun 1945 sampai 1948. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Magetan dari tahun 1938 hingga tahun 1943. Selain itu ia juga dikenal sebagai pahlawan nasional.

Gubernur Soerjo, semasa hidupnya dikenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Hal itu terlihat saat pertempuran 10 November 1945 melawan sekutu. Gubernur Soerjo berani menolak ultimatum dan memilih berperang melawan sekutu. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...