Rabu
22 Juli 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risiko Tinggi, Maidi Kebut Vaksinasi Covid bagi Lansia

pdip-jatim-211008-maidi-vaksin-lansia-1

MADIUN – Giat vaksinasi dan testing melalui rapid antigen kian gencar dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Upaya tersebut dilakukan sekaligus mengejar capaian vaksinasi guna menekan kasus Covid-19 di Kota Pendekar.

“Saat ini vaksinasi kita sudah mendekati 90 persen. Ini terus kita kejar agar seluruh masyarakat semakin terlindungi,” kata Wali Kota Madiun Maidi saat memantau vaksinasi sembari gowes pagi, Jumat (8/10/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menuturkan, vaksinasi memang tidak bisa mencegah seseorang terjangkit virus, tapi setidaknya membantu mengurangi risiko yang ditimbulkan. Salah satunya, dampak kematian.

Tercatat di Kota Pendekar hingga saat ini sebanyak 509 orang meninggal karena Covid-19, di mana 60 persen di antaranya adalah dari golongan lansia. Karenanya, Maidi getol mengejar vaksinasi untuk lansia.

“Lansia ini rawan. Sekali kena bisa fatal karena kebanyakan memiliki penyakit penyerta. Lansia harus segera divaksin untuk menekan resiko kalau kena (Covid-19),” tegasnya.

Dia menambahkan, vaksinasi lansia masih kurang sekitar 6 persen dari target menuju level 1. Karenanya, Pemkot Madiun terus mengejar kekurangan tersebut.

Pun, dirinya mengaku telah membentuk tim khusus untuk melakukan vaksinasi secara door to door. Lansia cukup melakukan panggilan telepon dan petugas langsung datang.

“Tidak usah pilih-pilih jenis vaksin. Semua vaksin aman. Lebih baik segera divaksin karena Covid-19 ini tidak kelihatan. Bisa menjangkiti di mana dan kapan saja,” terang Maidi.

Tim juga akan berkeliling mencari lansia yang belum tervaksin. Jumlah lansia di Kota Madiun cukup banyak, yakni, mencapai 23 ribu.

Seratusan di antaranya termasuk lansia non produktif alias ngebrok. Petugas vaksin akan datang bersamaan petugas bantuan logistik.

“Nanti akan kita sisir sampai lansia ini tervaksinasi semua. Termasuk nanti juga ada senam lansia sekaligus vaksinasi dan rapid antigen,” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...