Sabtu
05 September 2026 | 4 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Lomba Desain Batik SMA, Kang Giri: Batik Ponoragan Bisa Berjaya Kembali

PDIP-Jatim-sugiri-Susilowati-03102021

PONOROGO – Memperingati Hari Batik Nasional, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo mengadakan lomba desain batik bagi pelajar SMA/sederajat yang diikuti oleh 48 peserta di Pendopo Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (2/10/2021).

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Dalam sambutannya, Bupati Sugiri mengatakan diadakannya lomba desain batik kali ini adalah untuk melestarikan batik Ponorogo (Ponoragan) yang mana pernah berjaya pada masanya.

“Diberi kesadaran untuk melestarikan batik ditandai dengan lomba desain batik. Ini bukti bahwa kita mempunyai batik. Masa lalu kita, batik itu kondang. Buktinya ada beberapa situs atau rumah kuno tentang batik, ada batik Bakti, batik Parang Centung, Parang Tritis, batik Kauman,” tutur Bupati Sugiri.

Wakabi Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo ini ingin batik Ponoragan kembali bangkit dan berjaya seperti dahulu. Walaupun tak bisa dipungkiri masih kalah tenar dengan batik kota lain.

“Yang kita pandang adalah Ponorogo harus hidup dan harus maju. Saya ingin menitipkan kepada generasi muda, kota Batik masa lalu bisa bangkit. Caranya bisa dengan pemerintah bikin regulasi, batik Ponoragan dipakai oleh orang Ponorogo dan kemudian berkembang. Walaupun kalah dengan daerah lain, kita jangan loyo, bisa kita kejar bahwa kita bisa jaya. Ayo adik-adik teruslah berkarya menjadi generasi yang tangguh di masa depan,” pungkas Bupati yang akrab disapa Kang Giri.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Susilowati, mengatakan, pihaknya memfasilitasi para pelajar yang memiliki minat dalam membatik agar semakin banyak generasi penerus untuk pembatik.

“Harapannya generasi penerus untuk pembatik semakin tumbuh lebih banyak. Kalau PKK tidak ada kepedulian, kasihan anak-anak yang punya bakat tidak difasiliasi,” kata Susilowati yang juga istri Bupati Sugiri.

Ia juga menjelaskan, berhubung masih pandemi, pada tahun ini masih di tahap mendesain saja dan kemungkinan pada tahun depan akan dilombakan semuanya; mulai dari mendesain hingga tahap pewarnaan.

“Ini masih desain. Kemungkinan tahun depan rencananya mendesain, canting, sampai pewarnaan. Ketentuan motif batiknya Ponoragan,” tandas Susilowati. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...