BOJONEGORO – Anggota Komisi IX DPR RI, H Abidin Fikri SH MH bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah pihak kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di Bojonegoro. Hingga hari ini, Kamis (30/9/2021), vaksinasi inisiasi dari Abidin Fikri telah menjangkau warga di 64 desa dari 7 kecamatan.
Wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro ini mengatakan, upaya percepatan dan pemerataan vaksinasi harus menjangkau seluruh warga masyarakat.
“Hal itu sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua DPR Ibu Puan Maharani yang juga Pembina Fraksi PDI Perjuangan, agar akselerasi vaksinasi harus mencapai pelosok desa dan para pelajar demi mendukung kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas,” katanya.
Abidin Fikri mengapresiasi kesigapan kementerian kesehatan, pemerintah daerah, para tenaga kesehatan dan pihak puskesmas yang semangatnya tinggi luar biasa dalam mempersiapkan vaksin, sarana dan prasarana untuk menyukseskan vaksinasi di berbagai tempat. Termasuk vaksinasi yang ia insiasi dan dilaksanakan di Desa Margoagung, Kecamatan Sumberrejo, Rabu (29/9/2021).
Vaksinasi kali ini bekerja sama dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional, Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dinas Kesehatan Bojonegoro, Puskesmas Mejuwet, Puskesmas Sumberrejo dan Pengurus PDI Perjuangan Sumberrejo serta para relawan kesehatan.
“Vaksinasi kali ini (di Desa Margoagung) mencakup sasaran 1.069 orang, melampaui target sasaran 1.000 orang perhari. Namun karena kesigapan tenaga kesehatan maka sasaran dan target melampaui harapan kami. Kami patut mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih kepada para tanaga kesehatan,” ujar Abidin.

Peserta vaksinasi berasal dari 23 desa di Kecamatan Sumberrejo, 1 desa dari Kecamatan Balen, 8 desa dari Kecamatan Kanor, 8 Desa dari Kecamatan Kepohbaru, 12 desa dari Kecamatan Kedungadem, 1 desa dari Kecamatan Kapas dan 11 desa dari Kecamatan Baureno.
Abidin mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan karena telah menggerakan hati warga desa untuk mau divaksin. “Alhamdulillah, kita mampu memberikan akses vaksin bagi masyarakat yang berasal dari 64 desa dari 7 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro,” katanya.
Lebih lanjut Abidin berpesan agar masyarakat desa untuk dapat mengakses informasi vaksinasi dari kanal-kanal media yang dipercaya. Juga rajin memverifikasi serta memvalidasi berita agar tidak terjebak berita dan info menyesatkan terkait vaksin.
“Vaksinasi dapat mengurangi resiko pemburukan hingga kematian akibat covid-19, serta sebagai ikhtiar untuk membentuk kekebalan komunitas di suatu wilayah,” jelas Abidin.
Sementara itu, Fariska Aprilia salah seorang pelajar dari Desa Jatigede yang menjadi peserta vaksinasi mengungkapkan rasa syukurnya mendapat vaksin.
“Saya bersyukur mendapat vaksin karena saat ini sudah mulai pembelajaran tatap muka. Saya jadi yakin dan tenang untuk belajar di sekolah jika sudah divaksin. Insyaallah ini ikhtiar saya untuk mencegah penularan covid-19,” ungkapnya di lokasi vaksinasi. (sut/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










