BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso siap menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jawa Timur dalam memajukan sektor UMKM dengan memberikan pinjaman dengan bunga ringan 6% selama 1 tahun.
Menurutnya, pinjaman dari BPR Jatim ini akan memberikan angin segar terhadap nadi kehidupan UMKM di Kota Blitar.
Sebab, selama pandemi Covid-19 para pelaku UMKM sangat merasakan dampaknya. Karena turunnya omzet penghasilan serta rendahnya daya beli masyarakat.
“Tadi kita mendapat kunjungan kerja dari Direktur BPR Jatim. Kunjungan itu untuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Blitar mengenai beberapa program, salah satunya memberikan pinjaman dengan bunga ringan 6% selama 1 tahun,” beber Santoso, Kamis (16/9/2021).
Santoso mengatakan selain untuk memperat silaturahmi, kunjungan itu juga membahas upaya peningkatan kegiatan bank UMKM di Kota Blitar.
Dia juga berpesan bagi masyarakat Kota Blitar yang memiliki usaha kecil menengah dan ingin berkembang, dapat mengajukan pinjaman ke Cabang BPR Jawa Timur melalui BPR Perumda Kota Blitar.
“Saya berharap nantinya, pinjaman dari BPR dengan bunga ringan ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk dapat mengembangkan usahanya. Utamanya bagi para pelaku UMKM di Kota Blitar,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur BPR Jawa Timur, Yudi Wahyu mengatakan kolaborasi bersama dengan pemerintah daerah harus dilakukan untuk membantu eksistensi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19.
Menurutnya, adat 5 kantor cabang Bank Perkreditan Rakyat di Kota-Kabupaten Blitar yang sampai saat ini menjadi mitra dari pelaku UMKM di Kota-Kabupaten Blitar.
“Dengan adanya audiensi bersama pemerintah daerah ini saya harapkan Kota Blitar menjadi Kota Bank UKM yang dapat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dengan memberikan pinjaman dana,” jelas Yudi. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













